Kreatif, Syamsuddin 'Sulap' Barang Bekas Jadi Bernilai
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kreatif, Syamsuddin 'Sulap' Barang Bekas Jadi Bernilai

Selasa, 31 Oktober 2017


Dompu NTB, koranlensapos.com *** Bagi kebanyakan orang, ilmu yang diperoleh dari mengikuti pelatihan atau kursus apapun yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) hanya untuk sekedar dimiliki saja. Setahap demi setahap pengetahuan itu hilang dengan sendirinya. Tetapi tidak demikian bagi Syamsuddin (32), warga dusun Saleko Barat Desa Sori Sakolo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Pengetahuan yang diperolehnya saat mengikuti diklat meubelair di tanah perantauan Balik Papan Kalimantan Timur pada 2011 silam terus diasahnya. Di kios "UD Naula" miliknya yang terletak di pojok utara perempatan traffic light Sawete itu, Syamsuddin mengembangkan kreatifitasnya. 

Di depan kios, di atas sebuah meja kayu nan indah tapi terkesan natural, nampak terpajang sebuah miniatur rumah panggung cantik bercat hijau dengan atap berwarna coklat muda. Dilihat dari dekat, di bagian depan miniatur rumah panggung sembilan tiang itu ada seorang lelaki sedang duduk di kursi. Di bawah tangga, nampak seorang anak sedang berdiri. Sulit dipercaya kalau rumah itu dibuat dari kertas karton. "Rumah ini saya jual dengan harga murah saja hanya 100 ribu," kata Syam sambil bekerja membuat plat sepeda motor pesanan seseorang. Di samping miniatur rumah itu juga terpajang sebuah miniatur perahu dengan layar yang sangat mempesona laksana perahu sesungguhnya yang sedang mengarungi samudera. Pada samping perahu itu tertulis Lopi Penge.

Di sebelahnya lagi terdapat sebuah miniatur perahu setengah jadi. Uniknya miniatur perahu itu dibuatnya dari batang korek api. "Itu rencananya mau buat kapal Titanic," katanya. Salah satu kawannya memperlihatkan contoh gambar kapal Titanic yang digambar dengan ballpoint biasa. Di dinding kios bagian luar, terdapat sebuah akar bambu yang diukir seperti kepala manusia mengenakan mahkota. Di dalam kios yang berukuran hanya sekitar 2x3m itu terdapat bermacam-macam hasil karyanya yang tak kalah bagusnya. Ada bingkai foto berukuran besar, ada album foto terbuat dari kayu, ada pula sebuah miniatur benhur cantik. "Benhur itu saya buat dari semen," tuturnya. Syamsuddin mengatakan sebuah miniatur kapal layar baru saja laku dibeli oleh seseorang. Bagi para pecinta hasil karya  seni rupa dapat mengunjungi UD Naula dan bisa langsung membeli atau memesan benda apa yang disukai dengan harga terjangkau. (Amin Dompu)