Bupati Bima Tutup Resmi Workshop Persiapan Sekolah Perempuan Perdamaian
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Bupati Bima Tutup Resmi Workshop Persiapan Sekolah Perempuan Perdamaian

Minggu, 22 April 2018


Bima NTB, koranlensapos.com***Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, Minggu (22/4) menutup secara resmi Workshop Persiapan Sekolah Perempuan Perdamaian Bima yang diinisiasi oleh Alam Tara Institute dan AMAN Bima, acara yang  bertempat di Lantai 3 Hotel Lambitu, juga dihadiri Assisten 1 dan Assisten 2, Kabag. Humaspro setda Kota Bima, beberapa pejabat teras Pemkab Bima. Para aktivis, Organisasi Perempuan, LSM, dan perangkat Desa.

Bupati Bima dalam sambutannya mengatakan dalam era kini perempuan telah menempati posisi strategis dalam menata seluruh dimensi kehidupan, menjadi penopang utama pencerdasan generasi, pemberi warna cerah dalam ikhtiar membangun perdamaian serta peradaban. Kegiatan workshop Persiapan Sekolah Perempuan Perdamaian (SP) Bima dapat diyakini menjadi media yang dapat mendukung penuh meluasnya ruang - ruang peran perempuan untuk masa selanjutnya.

Bupati berharap bahwa, berbagai ide cerdas yang ditelurkan melalui momentum ilmiah tersebut dapat dijadikan solusi konstruktif serta referensi strategis dalam penyusunan dan perealisasian program khususnya dalam pengembangan pendidikan yang berorientasi pada perdamaian dimana perempuan menjadi pemeran utama; hingga akhirnya perempuan dapat semakin berperan, bersuara dan mengaktualisasikan diri demi bangsa dan segenap Dou Labo Dana Mbojo khususnya. Pemerintah daerah mendukung penuh serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada segenap inisiator pelaksanaan kegiatan.

Bupati menambahkan, Mencermati transformasi sosial yang akhir-akhir ini mengalami dinamika, terutama berkaitan dengan selisih paham, selisih informasi yang berujung pada konflik yang mengganggu harmoni antar masyarakat; edukasi perdamaian yang salah satunya digiatkan oleh perempuan akan niscaya menjadi jalan terbaik untuk mengatasinya. Menyadari arti penting dari eksistensi Sekolah Perempuan Perdamaian; Bupati memastikan bahwa pada waktunya, Pemerintah Daerah akan mensupport secara proporsional sesuai landasan regulasi serta meminta leading sector untuk mendalami kajian perencanaan sehubungan dengan hal itu. Tutup Bupati. (Sukur Bima/ Hum)