Bupati Bima Bangga Atas Kunjungan Istimewa Panglima TNI dan Kapolri
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Bupati Bima Bangga Atas Kunjungan Istimewa Panglima TNI dan Kapolri

Kamis, 31 Mei 2018

Bupati Bima berpose dengan Panglima TNI
Bima, Lensa Post NTB - Bersama Bupati dan Walikota se NTB, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri menghadiri kunjungan safari ramadhan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Rabu malam  (30/5/2018) di Markas Korem 162/ Wirabhakti, hadir pula Dandim dan Kapolres se NTB, para ulama se pulau Lombok serta anak-anak panti asuhan. Bupati Bima mengaku bangga atas kunjungan istimewa Petinggi TNI dan Petinggi Polri di NTB. Menurut Dinda (sapaan Bupati Bima),  momentum ini selain sebagai wujud jalinan silaturrahim dengan masyarakat juga dijadikan momentum untuk memupuk kepekaan sosial, rasa persatuan serta kesamaan tekad guna mengatasi segala bentuk potensi yang dapat menimbulkan kerawanan dalam kehidupan masayarakat, imbuhnya.
Bupati Bima berpose dengan KAPOLRI
Sementara itu Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan  "NTB AMAN" yang disambut tepuk tangan meriah oleh undangan safari ramadhan
Lebih lanjut, Panglima TNI dalam sambutannya menyatakan Indonesia merupakan negara yang kaya raya sehingga TNI dan Polri bersama seluruh komponen bangsa harus bersama-sama untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI "Mari rapatkan barisan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI” ungkap Panglima.

Ditambahkan pula bahwa seluruh elemen bangsa harus mampu menyelesaikan berbagai gejolak keamanan; kelompok paham radikal ingin memecah belah Indonesia, mesti kita sama-sama perangi untuk menjaga keutuhan wilayah.  TNI-Polri, merupakan kekuatan besar yang sangat mampu menjaga NKRI. Namun diperlukan juga dukungan setiap elemen bangsa seperti alim ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengawali sambutannnya menyampaikan bahwa beliau memiliki kesan Lombok merupakan primadona setelah Bali. Masyarakatnya memiliki seni dan budaya yang  begitu kompleks serta dengan kondisi tersebut melahirkan peluang juga tantangan.“Waspadai jejaring terorisme serta upaya-upaya penyebaran paham radikalisme dengan menjalin serta merekatkan persatuan dan kesatuan, mempertebal iman dan taqwa serta rasa cinta kepada bangsa dan negara” Ungkap Tito.
(Tim Lensa Post NTB)