Diduga Maling Ternak, Tewas Dihajar Massa
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Diduga Maling Ternak, Tewas Dihajar Massa

Selasa, 29 Mei 2018


Sumbawa, Lensa Post NTB –  Kasus main hakim sendiri seolah tak kunjung usai di negeri ini, meskipun dengan dalih sebagai efek jera bagi pelaku kejahatan, secara hukum main hakim sendiri tetap tidak diperbolehkan. Seperti yang terjadi kemarin malam, di Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa NTB , seorang yang diduga pelaku pencurian ternak dihakimi massa hingga tewas di tempat, tidak hanya itu, pelaku lainnya juga mengalami babak belur, bahkan mobil pick yang diduga untuk mengangkut hasil curian dibakar massa. Bagaimana kejadiannya?.

Minggu malam (27/5/2018), sekitar pukul 21.00 WITA bersamaan dengan bubarnya masyarakat yang menunaikan sholat tarawih, merupakan malam tragis bagi 2 orang yang diduga komplotan pelaku pencurian ternak kerbau, dengan menggunakan mobil pick up warna hitam, saksi yang tidak ingin disebutkan namanya, melihat beberapa orang yang diduga pelaku pencurian ternak dikejar-kejar massa dari arah Desa Brang Rea menuju Desa Semamung setelah sampai di Desa Tering Kecamatan Moyo Hulu komplotan tersebut dicegat puluhan warga. 

Di tempat inilah, tanpa basa basi warga yang geram, langsung menghantam pelaku dengan batu, kayu bahkan parang, pada saat itu seorang diduga pelaku tewas ditempat dengan kondisi mengenaskan, sementara seorang lagi babak belur dihajar massa, dan mobil pick up hitam L 300, yang digunakan untuk mengangkut barang curian berupa 1 ekor kerbau yang sudah dipotong, juga menjadi sasaran amukan massa, mobil tersebut dibakar massa. Kasus ini sedang dalam penanganan pihak kepolisian resort Sumbawa, mengenai identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan. pihak Kepolisian berharap masyarakat tidak main hakim sendiri, serahkan kepada pihak yang berwajib yang akan menyelesaikan segala kasus yang terjadi di masyarakat. (Tim Lensa Post NTB)