MUI NTB Ikuti Ijtima’ Ulama se Indonesia di Kalsel
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Arsip Blog

MUI NTB Ikuti Ijtima’ Ulama se Indonesia di Kalsel

Senin, 07 Mei 2018



Bima, Lensa Post NTB – Rombongan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, senin pagi (7/5/2018) mengikuti Ijtima’ ulama Komisi Fatwa se Indonesia ke 6 yang digelar di Ponpes Al Falah Banjar Baru Kalimantan Selatan. Rombongan tersebut dipimpin  Ketua Umum MUI Provinsi NTB, Prof. H. Saiful Muslim, MM didampingi Sekretaris Umum MUI NTB, Drs. H. Anang Zainuddin, Bendahara Umum MUI NTB, H. Abdullah HAT, Sekretaris Komisi Fatwa MUI NTB, H.M.Muhsan Yunus, Lc, Ketua Umum MUI Kabupaten Bima, H. Abd. Rahim Haris, MA, Ketua Umum MUI Lombok Tengah, Drs. H. Minggre Hamy, dan Ketua Umum MUI Kota Bima, Drs. H.M. Saleh Ismail. Selain itu, juga diundang Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi NTB, Ir. Abdullah Karim, MM dan utusan UIN Mataram. Rombongan bertolak dari Bandara Internasional Lombok senin pagi (7/5/2018).


Sementara di lokasi kegiatan, Menteri Agama RI, H.Lukman Hakim Saifuddin didampingi Ketua MUI Pusat KH Ma’ruf Amin  secara resmi membuka Ijtima’ Ulama se-Indonesia ke-6. Hadir dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H.Sahbirin Noor serta seluruh Bupati dan Walikota se Kalimantan Selatan. Acara yang digelar di Pondok Pesantren Al-Fallah, Landasan Ulin Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini, mengusung Tema “Meningkatkan Peran Ulama dalam Melindungi dan Memajukan ummat, Bangsa dan Negara”, dihadiri lebih dari 700 ulama dan cendikia seluruh Indonesia, Senin sore (7/5/2018).


Menurut KH. Ma'ruf Amin Ijtima Ulama Nasional ke-6 ini  menyampaikan sejumlah persoalan yang akan menjadi pembahasan para ulama, di antaranya masalah politik, ekonomi, haji, pembuatan undang-undang, rencana pemotongan gaji aparatur sipil negara (ASN) untuk zakat profesi, dan lainnya. Menurut Ma’ruf Amin, putusan Ijtima Ulama Nasional ke-6 ini juga diharapkan menjadi bagian  aspirasi umat Islam dan  tersalurkan ke masyarakat, karena MUI sebagai pelayan umat, serta menjadi aspirasi pelayan umat. Selain itu, menurut dia, "Juga dalam kegiatan ini akan membahas penguatan ekonomi umat." kata Ma'ruf Amin. (Tim Lensa Post NTB)