PT. Bank NTB Bina Warga Monta Melalui KUR sebesar 4,5 M
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

PT. Bank NTB Bina Warga Monta Melalui KUR sebesar 4,5 M

Senin, 07 Mei 2018

Pemimpin PT. Bank NTB Cab. Bima, I Nyoman Mirka
Bima, Lensa Post NTB - PT. Bank NTB di Tahun 2018 ini, menyalurkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) di 3 Desa di Kecamatan Monta, yakni Desa Simpasai, Desa Sie dan Desa Tangga. sedikitnya 59 Warga Monta telah mendapatkan manfaat dari KUR Mikro dan KUR kecil berkisar antara Rp. 25 juta sampai Rp. 250 juta untuk Triwulan Pertama. Pemimpin PT. Bank NTB Cabang Bima, I Nyoman Mirka menjelaskan, bahwa Bank NTB Pusat telah diberikan mandat oleh Pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 20,2 milyar untuk 3 sektor usaha, yakni sektor Pertanian, Peternakan dan sektor Perikanan. Menurutnya, untuk Triwulan I dan siklus pertama di tahun 2018 ini kita telah menyalurkan pinjaman KUR untuk 3 Desa di Kecamatan Monta sebesar 4,5 milyar, untuk usaha penggemukan sapi di Kecamatan Monta Kabupaten Bima.
 
Penggemukan Sapi di Kecamatan Monta Binaan Bank NTB
Pemimpin Bank NTB Cabang Bima juga menjelaskan, bahwa pinjaman KUR penggemukan sapi di Kecamatan Monta, untuk siklus I sampai Idul Adha, begitu sampai Idul Adha modal harus dikembalikan ke Bank NTB, dan jika masyarakat ingin menikmati kembali fasilitas pinjaman tersebut, nanti kita akan bahas lebih lanjut lagi, bebernya. I Nyoman Mirka mengaku senang dengan proses pemberian pinjaman melalui KUR tersebut, karena masyarakat dapat langsung merasakan dan menerima manfaat dari pinjaman yang berkisar antara Rp. 25 juta sampai Rp. 250 juta tersebut. Ia juga menyampaikan, besarnya pinjaman tergantung dari kapasitas kandang dan kemampuan sumber daya mereka untuk mengelola uang perbankan ini. Nyoman Mirka berharap kedepannya apa yang kita programkan bisa tepat waktu. Karena kredit ini tergantung tepat tujuan, tepat waktu dan tepat jumlah, yang kita harapkan kepada masyarakat dengan adanya dana pinjaman KUR ini, sekaligus untuk memutus mata rantai pinjaman melalui rentenir, dan masyarakat bisa menikmati hasil yang maksimal, sebab bunga KUR ini hanya 7 persen setahun, itupun dibayar pada siklus pertama. I Nyoman Mirka juga berharap kedepannya pinjaman KUR bisa kita salurkan kepada masyarakat Kota Bima, karena kita melihat di sektor Pertanian tanaman jagung sangat potensial, sehingga Petani sangat membutuhkan modal kerja, termasuk di Wilayah Donggo, Sanggar, dan sebagainya. Harapan saya supaya Bank NTB bisa tumbuh, kredit KUR bisa berjalan baik, karena jika kreditnya tidak bisa berjalan dengan baik, maka bermasalah juga buat Bank NTB, kita juga berharap Petani juga bisa tumbuh dengan bagus, kredit bisa lunas pada waktunya, tutupnya.
 
Penggemukan Sapi melalui Dana KUR Bank NTB
Sementara itu, Peternak Kecamatan Monta, Dedi Antara (28 thn) menyampaikan terima kasih dan bangga terhadap kehadiran Bank NTB khususnya di Kecamatan Monta, dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki usaha dan pekerjaan yang jelas atau sekedar memberi makan sapi orang, sekarang sudah memiliki sapi sendiri. Mewakili masyarakat Monta menyampaikan terima kasih kepada Bank NTB. Dengan pinjaman modal usaha untuk penggemukan sapi tersebut, kami semua telah menerima manfaatnya. Dedi juga mengaku bahwa dirinya mendapatkan pinjaman sebesar Rp. 200 juta untuk usaha penggemukan sapi. Ia  juga menyampaikan bahwa sebelum Bank NTB memberikan pinjaman modal Bank NTB, terlebih dahulu masyarakat diberi pemahaman tentang pinjaman KUR tersebut, sehingga kami juga merasa bertanggung jawab untuk mengembalikan pinjaman tersebut tepat pada waktu, ungkapnya. Ia berharap pinjaman KUR ini dapat diperluas lagi bagi warga yang belum mendapatkan pinjaman, dan sebagai uji coba kami akan bertanggung jawab untuk mengembalikan pinjaman tersebut tepat waktunya, ungkap Dedi. (Sukur Bima)