11 Program Unggulan, Pengaruh Kuat Kemenangan Manufer
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

11 Program Unggulan, Pengaruh Kuat Kemenangan Manufer

Jumat, 08 Juni 2018

Kota Bima, Lensa Post NTB - Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan wakil walikota Bima tinggal menghitung hari yakni tanggal 27 Juni 2018. Berbagai pola strategi gencar dilakukan 3 pasangan calon yang akan berkompetisi di Pilkada nanti, Tak ketinggalan Calon Petahana H. A. Rahman H. Abidin, SE dan Hj. Ferra Amelya, SE, MM atau dikenal MANuFER nomor urut 1, juga melancarkan serangan dahsyat melalui Visi Misi, program kerja dan silaturrahim dengan Warga di 41 Kelurahan se Kota Bima demi mendapatkan dukungan kuat dalam pertarungan demokrasi mendatang.

Banyak kalangan dan para Tokoh sentral di Kota Bima menilai Pasangan MANuFER masih memenangkan Pilkada yang dihelat 27 Juni Mendatang, dengan berbagai sudut pandang Para tokoh yang menilai keberhasilan HM. Qurais H. Abidin dan H.A.Rahman H.Abidin selama dua periode membangun Kota Bima adalah hal yang sangat luar biasa, pembangunan yang dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat memberi nilai tambah bagi pasangan MANuFER untuk mengungguli rival politiknya. Belum lagi 11 program pembangunan yang akan dilaksanakannya jika pasangan MANuFER menang, memberi peluang besar bagi Pasangan MANuFER untuk didukung kembali dan memenangkan Pemilukada mendatang,

11 Program unggulan Manufer antara lain :
Pertama Pengembangan Kawasan perdagangan dan jasa, untuk menumbuh kembangkan usaha ekonomi kreatif dan industri masyarakat sebagai upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima pada umumnya.
Kedua Kota Bima Bebas Banjir, nantinya akan dibangun DAM multifungsi, disamping sebagai penyedia air baku masyarakat, penahan banjir juga sebagai irigasi pertanian dan budidaya perikanan, penataan drainase kota dan normalisasi aliran sungai.
Ketiga Kota Bima Bebas Kekurangan Air Bersih, untuk menopang kehidupan kota, kebutuhan air bersih menjadi prioritas pembangunan yaitu membuat/ Take Over pengelolaan PDAM.
Keempat Kota Bima Aman dan Tertib, hak akan perasaan aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Bima harus diwujudkan dengan menekan angka kriminalitas dan menumbuhkan ketertiban umum melalui fasilitas publik yang memadai seperti program kota terang dengan pemasangan lampu jalan diseluruh kawasan kota, penuntasan penerangan gang umum dan juga pemasangan CCTV dititik rawan kriminalitas, banjir, kemacetan, tawuran dan sampah dan juga WIFI gratis pada area publik.
Kelima Pelayanan Kesehatan menyeluruh, merata dan berkualitas, akan ada jaminan kesehatan cakupan semesta (semua masyarakat terlindungi), sarana rumah sakit umum kota setara dengan rumah sakit provinsi yang dilengkapi alat modern, dibawah pengawasan tenaga medis yang handal dan program jemput pasien berkesinambungan selama 5 tahun (Brigade Siaga Kesehatan).
Keenam Kota Bima Bebas Rumah Tidak Layak Huni, Dalam rangka mendukung pengentasan rumah tidak layak huni maka dilakukan bedah dan pembuatan rumah tapak dan rumah dampak bencana.
Ketujuh Peningkatan Kesejahteraan Petani dan Nelayan, a. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani melalui program bantuan benih unggul, jaminan ketersediaan pupuk serta pemberian alat teknologi tepat guna. b. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan melalui program bantuan sarana dan prasarana sebagai upaya memaksimalkan hasil usahanya. c. Menetapkan wilayah sentra produksi berdasarkan komoditas unggulan lokalitas wilayah dengan pendekatan teknologi untuk meningkatkan hasil usaha petani dan nelayan.
Kedelapan Voucher belanja untuk keluarga miskin, masyarakat miskin kota akan mendapatkan insentif voucher belanja kebutuhan pokok untuk mengurangi beban hidup sehari-hari.
Kesembilan Pengembangan kapasitas ekonomi kaum perempuan dan IRT, pemberian modal kerja bagi kaum perempuan dan ibu rumah tangga dan pelatihan peningkatan kemampuan pengelolaan usaha dan ketrampilan.
Kesepuluh Meningkatkan insentif Ketua RW/ RT, guru ngaji, Imam masjid/ musholla dan marbot.
Kesebelas Menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan dan pengembangan Islam,
a. Mempercepat penyelesaian pembangunan Masjid Agung Al Muwahidin b. Menjadikan masjid Agung Al Muwahidin sebagai pusat kegiatan keagamaan, c. Penataan halaman masjid AlMuwahidin yang dilengkapi dengan sarana publik seperti perpustakaan, taman bacaan dan WIFI gratis. d. Menjadikan masjid terapung Amahami sebagai pusat kajian keilmuan dan pengembangan budaya kearifan lokal Manggusu Waru, e. Gerakan memakmurkan masjid  melalui program gerakan Ayo ke Masjid dan gerakan Sholat subuh berjamaah. (Tim Lensa Post NTB)