Bupati Bima Apresiasi Tingkat Kehadiran ASN di Hari Pertama
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Bupati Bima Apresiasi Tingkat Kehadiran ASN di Hari Pertama

Kamis, 21 Juni 2018

Bupati Bima
Bima, Lensa Post NTB - Setelah melewati liburan Idul Fitri 1439 Hijriyah, pagi tadi kamis (21/6/2018) Pemerintah Kabupaten Bima mengawali aktivitas kedinasan hari pertama. Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri memimpin Apel Pagi lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. Dalam Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Halal bihalal tersebut, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang didampingi Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si para Asisten dan Staf Ahli serta Kabag lingkup Setda menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada segenap aparatur Pemkab. Bima yang menunjukkan motivasi kuat untuk kembali melaksanakan aktivitas kedinasan dan pelayanan kepada segenap masyarakat.Khususnya lingkup Setda, setelah dilakukan pengecekkan kehadiran aparatur  sangat baik; tidak ada yang absen tanpa keterangan.

“Dinamisnya dinamika masyarakat mengharuskan kita untuk terus bekerja keras, mempersembahkan pengabdian dan  prestasi terbaik. Untuk itu keserasian dan kesepahaman baik dalam meneruskan program secara terpadu dan berkesinambungan, Kerjasama dan partisipasi aktif semua elemen menjadi hal yang teramat penting bahkan menentukan keberhasilan. Berkaitan dengan hal ini, saya menghimbau kepada semua  perangkat birokrasi pemerintahan dan seluruh elemen, agar tiada henti untuk saling bekerjasama, memberikan saran dan masukkan yang konstruktif; demi kemajuan Dou Labo Dana”  tegas Umi Dinda.

Hal lain yang juga disampaikan Bupati Bima bahwa Tunjangan Hari Raya dan waktu liburan yang cukup panjang adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada segenap aparatur; oleh karena itu harus diterjemahkan sebagai hal yang memperkuat motivasi kedisiplinan dan memaksimalisasi kinerja.Mengakhiri penyampaiannya, Bupati Bima berpesan agar kiranya seluruh aparatur dan seluruh elemen masyarakat tetap membudayakan kebaikan dan menggiatkan ibadah meskipun Ramadan telah berlalu. “Kebaikan dan ketaqwaan adalah kunci dari tercurahnya Rahmah dan Baroqah” ungkap Umi Dinda. (Tim Lensa Post NTB/ Humaspro)