Humas Imigrasi Kelas III Bima, Bohongi Salah Satu Media Lokal


Humas Imigrasi kelas III  Bima Qodar Al.Amin yang sebelah kiri.
Kota Bima, Bimabangkit.com,- Hubungan kemitraan Media fajar News dengan Imigrasi Kelas III Bima pada tahun 2018 kini sudah tidak bersahabat lagi dan berakhir dengan kepahitan (permusuhan) akibat di bohongi oleh oknum Qodar Al.Amin Humas Imigarasi Kelas III  Bima Senin 25/6/2018,  Media tersebut,, sudah melaksanakan kewajiban dalam.kerja samanya, sudah berjalan setengah tahun.


pimred Koran Fajar News, Her menceritakan bahwa Pada  pada Awak Media Bimabangkit. Her mengajukan Proposal kerja sama di kantor Imigrasi tersebut, pada awal.tahun 2018 yang lalu,  sehingga  proposal tersebut, di terima dengan anggara Rp.2.500.000, ( Dua juta lima ratus ribu rupiah) pertahun, namun faktanya hari ini, kerja sama  tersebut, yang sudah di sepakati bersama sudah di abaikan oleh  oknum Humas  Imigrasi tersebut ucapnya.

Lanjut Her, Pada saat  korban melakukan penagihan, kerjasama, di Kantor Imigrasi tersebut, pada Senin 25/6,/2018,  namun Pihak Kantor Imigrasi mengabaikan kerjasama itu dan her langsung mengklarifikasi  sempat perang mulut, tentang persoalan itu, namun hasilnya tidak memuaskan di pantau langsung oleh awak media Bimabangkit.


Diakuinya bahwa Koran Fajar News, yang terbit setiap minggu ini, sudah menjalankan kewajibanya,  pemberitaan kegiatan kantor Imigrasi Kelas III Bima, mulai  awal tahun 2018 sampai saat ini, dan sudah distribusikan  koran di kantor tersebut, setiap minggu kata Heri.  Namun oknum Qodar Al Amin Humas Imigrasi itu, tidak mau membayar pemberitaan  kerja sama tersebut Akuinya.

Menurut Her, bahwa oknum kantor Imigrasi Kelas III Bima tidak pantas lagi di percaya sebagai pelayanan publik khususnya di kota dan kabupaten Bima, karena  pembohong dan menipu media, semistinya pihak Kantor Imigrasi Kelas III Bima sebagai pemeritah  harus  bersikap jujur, adil, dan terbuka dalam pelayanan publik tuturnya.

Sementara itu,Humas  Imigrasi kelas III  Bima, Qar
dar Al, Amin mengakui adanya kerja sama  dengan koran fajar News pada tahun 2018 ini, namun korannya hanya kami terima sebelum bulan puasa saja, untuk bulan selanjutnya kami tidak pernah terima dan sampai saat ini Akuinya Humas.

"Persoalanya hari ini, bukan kami tidak mau membayar, namu kekurang anggara , hanya  saja kami bisa membayar  untuk langganan bulanan saja, itupun sesuai dengan kemampuan keuangan kami, Namun Korban tidak mau terima dengan alasan  tidak sesuai dengan perjanjia awal. Ketika di tanya oleh Tim Bimabangkit,  soal berapa anggara kerja sama  dan kenapa tidak mau membayar, tidak mau komentar, ( alias Bisu) hingga berita ini di tayangkan.

Kemudian di tempat yang sama,  kepala  Imigrasi kelas III Bima Dedy SH, saat di minta tangkapan di ruanganya membenarkan adanya kerja sama dengan koran Fajar News  pemberitahaan selama satu tahun  2018 ini, tetapi  persoalan hari ini, anggaran kami  sudah habis, lagi pula koran Fajar News,  kami terima terakhirnya sebelum  bulan puasa saja,  sampai hari ini kami tidak pernah terima koran lagi katanya Dedy.

Dikatakan, bahwa kerjasama tersebut, kami tidak bisa di lanjutkan lagi  karena kami kehabisan anggaran, sekarang kami  lagi membahas rencana anggara 2019,  maka dari itu kami  minta maaf pada media Fajar News, begitu juga dengan koran stabilitas, kami  stopkan dulu karena minimnya anggara tahun 2018, katanya Dedy.(BB,01)








Komentar

Postingan Populer