Kendaraan dan Sopir Terminal Dara Target Operasi
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kendaraan dan Sopir Terminal Dara Target Operasi

Minggu, 10 Juni 2018

Bima, Lensa Post NTB - Meminimalisir terjadinya kecelakaan yang diakibatkan oleh human eror (kelalaian/kesalahan manusia), Tim Gabungan dari Polres Bima Kota,, Kodim 1608/ Bima, Dinas Perhubungan Kota Bima, Dinas Kesehatan Kota Bima dan  Badan Narkotika Nasional  Kabupaten/Kota (BNNK) Bima melaksanakan operasi kendaraan dan supir di Terminal Dara Kota Bima NTB, sore tadi, Minggu (10/6/2018). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Operasi Patuh Gatarin 2018 jelang Idul Fitri 1439 H. 
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima, Ir. H. Zulkifli menjelaskan, giat ini dilaksanakan dalam rangka penyiapan armada darat dan meminimalisir adanya kejadian laka lalin yang disebabkan kurang siapnya Armada maupun Human Error.“Kami lakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan yang dilaksanakan berupa pemeriksaan fungsi alat kelengkapan kendaraan serta mengecek kelengkapan berupa surat-surat kendaraan kemudian melakukan pengecekan terhadap bagian mesin dan fasilitas kendaraannya,” singkatnya.
Sementara itu, Perwira Penghubung Kodim 1608/ Bima, Mayor Inf. I Ketut Sudiasa menambahkan, bahwa TNI mendukung pengecekan kelayakan kendaraan dalam rangka meminimalisir tingkat kecelakaan, karena banyak sekali kendaraan yang sebenarnya sudah tidak layak lagi, namun dipaksa untuk tetap beroperasi, yang akhirnya sering mengalami gangguan dijalan, bahkan terjadi kecelakaan. Begitu pula dengan supir harus juga di cek fisiknya, serta kelengkapan surat-surat yang dimilikinya. Pabung menjelaskan bahwa TNI pada prinsipnya mengajak serta mendorong agar operasi kelayakan kendaraan terutama kendaraan angkutan secara rutin dapat dilaksanakan, Ia berharap para Supir juga harus memiliki kesadaran, termasuk pemilik kendaraan agar terus mengontrol kelayakan kendaraannya, ungkap Pabung. 
Senada disampaikan Kabag OPS Polres Bima Kota, Kompol Kasman Husain, operasi gabungan ini sangat positif, untuk melihat sejauh mana kendaraan layak beroperasi, karena ini menyangkut keselamatan penumpang. Jika kendaraan sudah tidak layak lagi beroperasi, mohon jangan dipaksakan untuk beroperasi, karena ini akan berdampak fatal, imbuh Kasman. Usai melaksanakan operasi gabungan di Terminal Dara, Tim gabungan melaksanakan pengecekan Pos PAM Amahami.  operasi Ketupat dilaksanakan sejak tanggal 7 sampai 24 Juni 2018. (Tim Lensa Post NTB)