PKH Lombok Barat, Serahkan Santunan kepada 50 Anak Yatim
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

PKH Lombok Barat, Serahkan Santunan kepada 50 Anak Yatim

Minggu, 10 Juni 2018

Lombok Barat, Lensa Post NTB -  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, jajaran Dinas Sosial (Dinsos) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) Lombok Barat mengadakan kegiatan pemberian santunan terhadap 50 anak Yatim. Kegiatan dilaksanakan di aula Kantor Bupati Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB), sekitar pukul 08.30 wita, jumat 8 juni 2018.

Koordinator PKH Kabupaten Lombok Barat, Wawan Sudarso SE kepada media ini menjelaskan, penyerahan paket santunan pendidikan kepada 50 Anak yatim digelar setelah kegiatan Rapat Koordinasi (rakor) SDM PPKH Kabupaten  Lombok Barat. Peserta pemberian santunan pendidikan tersebut merupakan anak anak dari peserta PKH atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Lombok Barat. Paket pendidikan tersebut merupakan hal pendukung kegiatan sekolah bagi anak anak KPM.
“ Kami telah menyerahkan santunan paket pendidikan kepada 50 anak yatim peserta PKH,” Ujarnya.


Wawan mmenuturkan , santunan tersebut bersumber dari  sumbangan SDM PPKH kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Sosial beserta jajaran di bidang Linjamsos dinsos Dinas Sosial Kabupaten lombok Barat. Selanjutnya, penyerahan simbolik diberikan kepada 5 anak yatim yang sudah didata lebih awal untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
“Penyerahan simbolis oleh Kepala Dinsos kepada 5 orang anak yatim dari Kecamatan Gerung,” Pamungkas wawan


Secara terpisah Kepala Dinas Sosial Drg. Hj. Ni Made Ambaryati, M. Kes mengungkapkan pemberian sumbangan paket pendidikan untuk anak anak yatim, sengaja diambil dari anak yatim peserta PKH. Agar ada kesinambungan tujuan program PKH. Sehingga diharapkan mematik semangat anak anak dalam mengeyam dunia pendidikan seusianya masing masing. Mereka (anak peserta PKH), kini menjadi bahagian dari target dalam pendampingan. Sebagaimana haknya masuk dalam program PKH, yang sangat perlu didampingi secara intens dan komplementer. Paket pendidikan ini , sekiranya dapat meringankan beban mereka untuk mendapatkan kebutuhan alat dan sarana pendidikan. “Semoga paket pendidikan ini, meringankan beban anak anak yatim PKH,”Ungkapnya

Kadis berharap, kegiatan seperti ini dapat memotivasi semua pihak. Kemudian ia meminta kepada  adik adik pendamping PKH membawa pakaian layak pakai buat stock di Dinsos apabila ada korban bencana sosial dan alamKami minta juga adik adik pendamping membawa pakaian layak pakai buat stock Dinsos untuk diberikan kepada yang membutuhkan, pabila ada korban kebakaran. “Kami sangat membutuhkan dukungan semua pihak,” Pungkas Ambaryati. Menurut dia, ddikasi Pendamping PKH sangatlah terpuji. Karena dari mereka (pendamping) masyarakat membutuhkan pendampingan. Sebab, pendamping memiliki keahlian sebagai motivator untuk bisa membantu  membangkitkan semangat KPM. Semangat dan berkarya untuk masyarakat yang hidupnya masih belum sejahtera, “adik adik pendamping berusaha terus membantu mereka (KPM) dalam suka dan duka,”Tutupnya. (Tim Lensa Post NTB/ Hsm)