Rudy Bandar Sabu 1 Kg Sudah Tetapkan Tersangka Diancam Pidana Mati



Kapolres Bima kota saat memberikan keterangan di media.

Kota Bima,Bimabngkit.com,- Bandar Sabu 1 kiligram terbesar di NTB Rudi Santoso yang di tangkap oleh Sat Narkoba Polres Bima kota satu minggu yang lalu dalam kasus kepemilikan barang haram itu,dan penguasaan Narkoba di sebuah Ruko sewaannya di bilangan Karara Kelurahan Monggona Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima.

Setelah di proses melalui tahapan tahapannya di lewati  penyidikan, akhirnya Rudi secara resmi ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan Rudi sebagai tersangka oleh pihak Polres Bima Kota pada Jum’at (27/7/2018).

 Sementara dua orang lainnya yakni Ftrih dan Syaifull yang sempat diamankan selama seminggu karena alasan ada di TKP, pun secara resmi dilepas pada Jum’at malam (28/7/2018). Keduanya dilepas karena tidak terbukti terlibat dalam kasus Narkoba itu.

Saat memberilan keterangan di media Kapolres Bima Foto: Daeng Wang.
Kapolres Bima kota AKBP Ida Bagus Winarta S.IK saat memberikan keterangan di media menyatakan bahwa dari dua orang yang di amankan polres satu mingggu yang lalu, dari hasil tes urine kepada keduanya, dinyatakan negative Narkobaa sehingga di lepas sabtu (28/7/2018). “Dalam kasus ini hanya satu orang tersangka yakni Rudi, dan di ancam hukuman mati  terangnya.

Bagus, menegaskan, dalam kasus ini Rudi diancam dengan pidana mati sesuai ketentuan KUHP pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU Narkotika. “Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sudah dan sedang berjalan, Rudi diancam dengan pidana mati. Terapan ancaman hukuman pidana mati terkait kasus Narkoba, ini bukan kali pertama. 

Tetapi, hal yang sama juga diterapkan kepada dua orang wanita yang dibekuk dengan Barang Bukti (BB) Narkoba jenis sabu seberat sekitar 1 ons. Kedua wanita ini, kemungkinan dalam waktu dekat akan menjalani persidangan pertama di PN Raba-Bima,” terangnya.

Saat Rudy di Sel Tahanan Polres Bima Kota dan Sudah Ditetapkan Sebaga Tersangka
Penanganan kasus Rudi ini, akan dituntaskan secepatnya dan kemudian akan dilimpahkan kepada pihak Kejaksaaan. Menjawab pertanyaan tentang sejauhmana pengembangan kasus tersebut agar terkuak dugaan keterlibatan orang lain sebagai sumber Narkoba yang disita ditangan Rudi tersebut, pihaknya harus berhadapan dengan sebuah kesulitan.

Dijelskan Bagus bahwa alamat orang yang disebut Rudi sebagai sumber Narkoba ini. Kami sudah mengkroscek alamat yang diberikan Rudi tersebut, namun tidak jelas. Oleh karenanya, kami serahkan pengembangan kasus ini oleh Polda NTB. Soalnya, nama dan foto orang tersebut sudah diserahkan oleh Rudi kepada kami. Selanjutnya, Polda NTB yang akan mengembangkan kasus ini. Dan identitas orang itu juga sudah kami serahkan ke Polda NTB,” jelas.

Sementara Ruko sewaan tersangka Rudy. Janji membongkar DVR dan CCTV yang disita untuk  menegetahui siapa saja yang keluar-masuk di Tukp tersebut. Pihak polres Bima kota akan dilaksanakan dalam waktu dekat,
Pembongkaran tersebut hanya bersifat internal Kepolisian pungkasnya.(BB,-01)

Komentar

Postingan Populer