Walikota Akui Kekalahan Adik Kandungnya Pilkada Kota Bima


Walikota Bima HM.Qurais H.Abidin saat pimpinan apel gabungan lingkup pemkot Bima.

Kota Bima, Bimabangkit.com,- Walikota Bima  HM. Qurais H. Abidin, menyampaikan apresiasi kepada Wakil Walikota sebagai salah satu Calon Walikota yang ikut bertarung dalam ajang Pilkada serentak 2018 -2023 meskipun kalah dalam bertarung.

Diakuinya HM.Qurais, sewalaupun H. Arahman mendapatkan kado kemenangan yang tertunda (kalah ) dalam pesta demokrasi Pilkada kota Bima, namun di satu sisi saya tetap mengapresiasi sikapnya yang telah memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. 

Sesuai dengan fakta hari ini Hasil penghitungan cepat Pilkada Kota Bima menyatakan pasangan Manufer . kalah," saya atas nama Walikota Bima, kata HM. Qurais Senin, 2 Juli 2018, saat memimpin Apel Gabungan lingkup Pemerintah Kota Bima.

Jabatan walikota dan Wakil Walikota Bima H.Qurais dan H Arahman berakhirnya masa jabatan  tanggal 24 Juli 2018, sambil menunggu rekap dan penetapan oleh KPU Kota Bima yang berlangsung tanggal 4-6 Juli 2018. 

"Secara pribadi saya mengapresiasi sikap yang yang di lakukan oleh H. A. Rahman H. Abidin yang berbesar hati, bahkan hari ini tetap masuk kantor dan bekerja seperti biasa”, pujinya.

Kemudian pada kesempatan itu, Walikota Bima menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh ASN dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada serentak pemilih Walikota dan Wakil Walikota Bima serta Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

.Walikota juga mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk menghormati Walikota dan Wakil Walikota yang baru nantinya. Sekda diminta menyiapkan berbagai hal menyangkut protokoler Kepala Daerah yang baru tuturnya.

“Berbagai persiapan  fasilitas yang akan digunakan oleh Kepala Daerah yang baru, harus dimulai dari sekarang. Begitu juga yang menyangkut prosesi pelantikan”,jelasnya.

Dengan proses Pilkada, Walikota telah berakhir saya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menjaga kondusifitas daerah. “Menang dan kalah adalah urusan Allah. Kita hanya berjuang. Ada dari kita yang menjadi bagian dari perjuangan tim yang menang, ada yang menjadi bagian dari tim yang kalah. Yang menang merasa gembira itu wajar. Yang kalah merasa sedih, itupun wajar itulah resiko dalam politik, Asalkan jangan berlebihan dan mengganggu kenyamanan publik”, kata Walikota.(BB,01)

Komentar

Postingan Populer