DP3A Dompu Programkan Garda Tangkas Perak
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

DP3A Dompu Programkan Garda Tangkas Perak

Senin, 13 Agustus 2018

Dompu, Lensa Post NTB - Sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, maka pada tahun 2018 ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu memprogramkan Garda Tangkas Perak yang merupakan singkatan dari Gerakan Terdepan Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak. Kadis P3A Kabupaten Dompu, Hj. Daryati Kustilawati, SE., MM mengatakan program tersebut menterjemahkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Strategis (Renstra) Nasional untuk penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dijelaskannya Garda Tangkas Perak mengedepankan langkah deteksi dini melihat potensi yang dapat mengarah pada terjadinya kasus kekerasan. "Kita akan lakukan penanganan melalui deteksi dini di zona-zona tinggi, sedang atau rendah," jelasnya.

Lebih lanjut mantan Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Dompu ini menerangkan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan semata tanggung jawab pemerintah dan stakeholder terkait, tetapi yang lebih penting adalah terciptanya kedamaian dan kesejukan dalam lingkungan keluarga sehingga tidak ada persoalan yang dapat berpotensi menimbulkan terjadinya kekerasan baik fisik maupun psikis. Lebih lanjut Daryati mengemukakan masih banyak persoalan terkait perlindungan terhadap perempuan dan anak di Bumi Nggahi Pahu ini yang membutuhkan kerja sama semua elemen. Di antaranya masalah kekerasan terhadap anak-anak  yang ditinggal oleh ayah dan ibunya bekerja ke luar negeri yang hanya dititipkan pada neneknya.

Selain itu, juga pencegahan terhadap anak-anak dari penyalahgunaan narkoba  maupun obat-obatan berbahaya semacam tramadol dan sejenisnya. Dikatakannya keberadaan Forum Anak Dompu sangat strategis guna mengkampanyekan dan mensosialisasikan program perlindungan terhadap anak di Kabupaten Dompu. Forum Anak Dompu bahkan sudah diikutkan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Dompu untuk menyampaikan suara anak Dompu. "Mereka diberi kesempatan untuk menyuarakan hak anak apalagi  Kabupaten Dompu sudah lama ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak," pungkasnya. (LP.NTB/ Emo Dompu)