Kepala SMPN 7 kota Bima di Duga Menyalahgunaan Anggaran DAK Tahun 2018.


Pekerjaan rehab fisik bangunan dua lokal ruangan kelas SMPN 7 Kota Bima
Kota Bima,Bimabangkit.com,- Sekolah Tingkat Pertama SMPN 7 Kota Bima mendapatkan Anggaran Dana Alokasi khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD Kota  Bima tahun anggaran 2018 yang di kelolah oleh kepala sekolah, anggaran tersebut, yang  di peruntungkan  pekerjaan rehab berat 3 (tiga) ruangan kelas dengan anggaran senilai Rp: 165.juta rupiah namun sebagian anggaran tersebut diduga menyalahgunakan anggara pekerjaan rehab oleh kepala sekolah SMPN 7 kota Bima  Basuki S.Pd akibat kurangnya  pengawasan dari Dinas terkait sehingga proyek sekolah itu bermasalah.

Pekerjaan fisik rehab dua lokal ruangan kelas SMPN 7 Kota Bima Foto: Daeng Wang.
Kepala SMPN 7 Kota Bima  Basuki S,Pd saat di temui di ruangnya selasa 28/2018 mengatakan bahwa benar adanya pekerjaan rehab berat 3 ruangan kelas denagn jumlah anggaran DAK senilai Rp: 165.juta rupiah. Namun diakui secara fisik di kerjakan hanya dua ruangan kelas yang sudah mencapai 20 persen anggaran tahap termin pertama akuinya, sementara satu ruangan kelas lagi  anggarannya di alikan untuk pembuatan bak penampungan air dan pemasangan pipa pembuang air  limbah di Mushollah sekolah tersebut katanya.

Saat di pantau langsung awak media Bimabangkit, terlihat fisik pekerjaan rehab hanya dua lokal ruangan kelas saja dan papan informasi proyek tersebut, tidak terlihat di pasang.

Sementara di tempat terpisah penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Selamet Kasi Saran dan prasarana bidang Dikdas Dikbud Kota Bima menjelaskan bahwa pekerjaan rehab ruangan kelas SMPN 7 Kota Bima menurutnya tidak ada masalah namun hanya saja salah pemahaman  dan penyampaian  kepala tentang  paket pekerjaan rehab sekolah tersebut jelasnya,

Menurut selamet bahwa pekerjaan rehab sekolah tersebut, bukan fisik pekerjaan  yang 3 (tiga) lokal ruangan kelas, tetapi fisik pekerjaan rehab hanya dua  ruangan kelas saja, yang di maksud dengan tiga paket itu adalah anggaran yang RP: 165.juta rupiah itu, dan kita sama sama cek kebenarannya nanti dalam  RAB proyek tersebut supaya tidak ada asumsi lagi tuturnya.

begitu pun  juga  Kepala Diknas Dikbud Kota Bima Drs H.Alwi Yasin saat di minta tanggapan di ruanganya menyampaikan  bahwa pekerjaan  rehab  SMPN 7 itu,kita  belum bisa  katakan pekerjaan rehabnya 3 lokal ruangan kelas atau hanya dua ruangan kelas saja,  namun untuk mendapatkan penjelasan yang sebenarnya tentang pekerjaan sekolah tersebut, nanti kita lihat dulu di RAB. Mungkin saja yang di masud dengan tiga paket  itu adalah anggaran yang senilai Rp: 165. Juta rupiah itu  di bagi tiga paket anggaran ungkpnya.

lanjut kadis, dengan adanya persoalan ini dalam waktu dekat saya memanggil kepala sekolah SMPN 7 Basuki beserta PPK Selamat untuk mengklarifikasi persoalan ini, sehingga tidak ada lagi asumsi publik kaitan pekerjaan proyek sekolah tersebut.

Tambahnya Alwi mengharapkan kepada kepala sekolah terkait dengan adannya kontrol sosial oleh teman teman media harus kita menghargai tugasnya dalam rangka pencegehan agar tidak melakukan tindakan korupsi dan KKN  sehingga dalam pelaksanaan yang kaitan dengan anggaran negara benar benar ada yang mengawasinya serta dalam pelaksanaanya  sesuai dengan aturan harapnya (BB,-01)

Komentar

Postingan Populer