IMAM-UMI Makassar Gelar Festival Budaya Mbojo
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

IMAM-UMI Makassar Gelar Festival Budaya Mbojo

Minggu, 23 Desember 2018

Kota Makassar - Lensa Post NTB - Ikatan Mahasiswa Mbojo, Universitas Muslim Indonesia (IMAM UMI) Makassar menggelar Festival Budaya Mbojo dalam rangka merayakan Milad 1 dekade/10 tahun, bertempat di Makassar, 22 sampai 23 desember 2018, kegitan ini digelar di Di MAN 2 Model Kota Makassar, (24/12/18).
Fardi SKM, M.Kes, selaku Ketua Panitia mengungkapkan bahwa ada tujuh rangkaian Kegiatan dalam Festival Budaya Mbojo 2018, yaitu Gantao, Tari Lopi Penge, Tari Bongi Monca serta Tari  Sampela Mbojo,  Kapatu Mbojo, Teater, Puisi, Musikalisasi Puisi, Live Musik Daerah Mbojo. Kegiatan ini di hadiri kurang =lebih 1000 (Seribu) peserta dan peserta yang ikut  partisipasi dalam pentas Budaya Ini adalah dari Lembaga Daerah, Persatuan Mahasiswa Monta Bima (PMMB) Makassar, mempersembahkan Tari Sampela Mbojo, komunitas Pecinta Art/Seni (KOPA) Bima - Dompu Makassar mempersembahkan Musikalisasi Puisi Persatuan Mahasiswa Sila (Permas) Makassar.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Alumi Imam Umi dan  berbagai Oraganisasi Daerah Bima, Dompu, Organisasi Daerah Se-sulawesi Selatan, Nasional, Internal dan Eksternal dari Universitas Muslim Indonesia.
Kegiatan ini didukung oleh Ikatan Alumni IMAM UMI Makassar, tokoh bima yang ada di makassar dan dibantu oleh teman-teman Komunitas Pecinta Art/Seni (KOPA) Bima - Dompu Makassar.

Sementara itu Hajnah selaku ketua Umum IMAM UMI menjelaskan, dalam kegiatan ini juga memamerkan Tembe Nggoli Khas yang berasal dari Suku Mbojo, kegitan ini sangat penting bagi kami karena mengingat 10 tahunya telah banyak terlibat langsung dalam meningkatkan Daerah Kabupaten Bima dan selama tahun terakhir ini 2018 berhasil menorehkan sejarah baru melaksanakan Bakti Sosial Yaitu Sunatan Masal sebayak 99 Anak di Kec. Lambu dan belum lagi di hitung dengan pemeriksaan gratis, pengobatan garatis dlll. "Kami Tetap berdiri dan bertahan apapun dan bagaimanapun terhadap tantangan dan rintangan di lembaga yg kami cintai ini, Salam Senyawa " tutup hajnah Mahasiswa jurusan Ekonomi UMI.

Kegitan ini bukan hanya Merayakan 1 DEKADE/10 tahun Ikatan Mahasiswa Mbojo Universitas Muslim Indonesia, melainkan juga bertuajuan yaitu :
1. Merajut jalinan kasih sayang  antara Alumni dan Kader IMAM UMI Makassar.
2. Sebagai ajang silaturahmi, seluruh lembaga daerah Bima dan Dompu yang ada di Kota Makassar.
3. Kegiatan ini untuk meningkatkan potensi potensi para kader IMAM  UMI itu sendiri.
4. Menyadarkan dan rasa cinta kita kepada Budaya yang kita cintai.
5. Mengenalkan bahwa suku Mbojo memiliki Budaya yang Khas dan itu tidak di miliki oleh daerah/suku lain. Imam Umi Makassar adalah masih ada dan mampu bertahan dari pengaruh modernisasi dan sampai sekarang telah berumur 10 Tahun, semoga lembaga ini menjadi panutan bagi lembaga lain. " Din Wahyudin/Penasehat IMAM UMI Makassar"

Kreatifitas seperti ini sangatlah positif bagi kelestarian budaya Mbojo karena dalam kegiatan ini menampilkan banyak pertunjukan dan pameran lokal wisdom yg wajib dilestarikan oleh seluruh elemen terkhususnya mahasiswa, dan pemerintah Bima wajib mendukung secara moril maupun materil harapnya, Ungkap Rahmansyah Fikry selaku demisioner Ketua Umum yg juga mahasiswa Hukum UMI tersebut, yang sedikit mengkritik atas ketidakhadiran Bupati Bima dalam acara besar mahasiswa bima tersebut.

Kegiatan yang sebenarnya di buka oleh Bupati Bima akhirnya di ganti dengan Ayanda Dr. Ikbal tokoh Bima Makassar, Walau kecewa beliau tidak hadir tetapi kami tetap semangat, Harapan kami semoga Imam Umi tetap jaya, menciptakan kader-kader militan, berpotensi, dan juga  lembaga lain dapat mengadakan kegiatan besar sosial dan budaya seperti IMAM-UMI Makassar.
(LP/NTB/Irull)