Aktivis Pemerhati Lingkungan Angkat Bicara Soal Kasus Tambak Baba Go Cina


Aktivis Pemerhati Lingkungan Sape Om Aras
Bima, Bimabangkit.com, - Terkuatnya dugaan kasus tambak ikan nilam diduga liar dipemukiman warga ,yang di sinyalir milik seorang pengusaha Kaya orang Cina Baba go berlokasi dekat  dengan areal persawahan warga Desa Oi Maci Kecamatan Sape sehingga beberapa warga petani melakukan aksi protes yang terjadi pada hari Rabu minggu kemarin.

Dalam aksi  protesnya warga menuntut ganti rugi atas  kerusakan lahan pertanian warga desa Oi Maci akibat pembuangan air  limbah  tambak tersebut memicu 'aktivis pemerhati lingkungan angkat bicara.

Tidak pantas dan  tidak layak tambak tersebut berada di lokasi itu,karena berdekatan dengan areal bersawahan warga beruntung mencuak kasus itu pada  bulan ini,coba pada moment kekurangan air,bisa saja Baba go di serang oleh petani.' hal tersebut disampaikan  oleh Aktivis  pemerhati lingkungan  Kecamatan Sape Om Aras.

Om Aras, menanggapi   persoalan tambak tersebut dan  sudah terindikasi terjadi eksploitasi  air tanah berlebihan,menjadi persoalan utama apakah beroperasi tambak itu sudah ada ijin atau tidak,  Jika ada ijin,Dinas mana yang memberikan ijin,Kata om Aras dengan nada perihatin.

Menurutnya,  Pemerintah harus peran serta dan sikapi dengan tegas tentang menguaknya kasus tambak ini jangan menutup mata.

karena ini menyangkut polusi lingkungan dan mengancam kehidupan bermasyarakat dari dampak limbah air tambak Baba Go. Sementara keberadaannya mungkin saja  tidak memiki  ijin dan tak berkontribusi terhadap negara,daerah bahkan desa setempat.

Pemilik tambak tidak usah beralibi menuduh orang lain melakukan konspirasi menyalahi warga sekitar,'Ungkap Om Aras pada media ini senin (17/619) pukul 11.00 wita saat di temui di kantor kapolsek Sape pagi tadi tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan,tim media bima bangkit berupaya konfirmasi pemerintah Kecamatan Sape namun, Camat sedang rapat di bima menurut ketengan pegawainya. ( BB,-03).

Komentar

  1. Tambak udang milik cina di wilayah sape utara juga tolong di periksa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer