Kisah Pilu, Seorang Ibu Asal Kumbe Kota Bima Kecopetan dan Terlantar di Makassar
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kisah Pilu, Seorang Ibu Asal Kumbe Kota Bima Kecopetan dan Terlantar di Makassar

Bimabangkit.info
Selasa, 18 Juni 2019

Ibu Dewi Asal Kelurahan Kumbe Kota Bima

Kota Bima, Info Bima – Ingin hati berkumpul dan berbahagia di Kampung halaman, karena lama merantau di Tanah Kalimantan, Ibu Dewi asal Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima NTB ini harus merasakan kesengsaraan, lantaran semua jenis barang berharga miliknya hilang dalam sekejap karena kecopetan, bagaimana ceritanya hingga Ibu Dewi ini harus terlantar di Makassar?

Informasi  dari Kesatuan Mahasiswa Kota Bima (KMKB) – Makassar menjadi sumber terpercaya hari ini, selasa (18/6/2019). Ibu Malang asal Kelurahan Kumbe Kota Bima ini harus merasakan kepahitan dan kesengsaraan ketika uang sejumlah Rp. 3 juta, HP dan cincin emas yang dimilikinya kecopetan. Kejadian ini berawal dari niat Ibu Dewi kembali ke Kampung halaman yakni Kota Bima setelah sekian lama hidup merantau di Kalimantan.

Dari Kalimantan Ibu Dewi menumpangi Kapal Pelni menuju Pelabuhan Makassar, sesampai di Pelabuhan Makassar Ibu Dewi mulai kebingungan karena dalam perjalanan dari Kalimantan ke Makassar Ibu Dewi Kecopetan, Ibu Dewi semakin cemas karena Tiket Kapal dari Makassar menuju Bima belum dibelinya.  Dari pukul 23.45 wita ketika kapal bersandar di Pelabuhan Makassar hingga menjelang pagi, Ibu Dewi hanya bisa duduk menangis di pinggiran kursi penjual jajanan yang ada di Pelabuhan Makassar.

Awalnya Kesatuan Mahasiswa Kota Bima (KMKB) – Makassar tidak mengetahui tentang Ibu Dewi yang terlantar di Pelabuhan Makassar ini, namun ketika Ibu Dewi menangis dan dikerumuni Penumpang kapal Tilong Kabila yang bersandar di Pelabuhan Makassar, informasi ini menjadi viral di Makassar, termasuk diviralkan melalui Group Organisasi Daerah Bima yang berdomisili di Makassar, hingga terdengar  Kesatuan Mahasiswa Kota Bima (KMKB) – Makassar.

Singkat cerita, anak-anak KMKB langsung mencari informasi keberadaan Ibu Dewi tersebut, dan pukul 11.30 wita Ibu Dewi berhasil dijemput Mahasiswa Kota Bima, salah satunya Muhammad Alauddin yang berasal dari Kelurahan Dara Kota Bima Kuliah di Unhas beserta Aparat TNI yang kebetulan asli Kelurahan Kumbe Kota Bima.  

Saat ini Ibu Dewi tinggal sementara bersama Mahasiswi Unhas bernama IPHA Baharudin sambil menunggu pemberangkatan Hari Kamis lusa. Kita doakan semoga perjalanan Ibu Dewi pulang ke kampung halaman Kelurahan Kumbe Kota Bima berjalan dengan aman dan lancar, lantaran Ibu Dewi tidak ada KTP dan tanda pengenal lainnya untukpengecekan di pelabuhan, dan Mahasiswa KMKB berharap Keluarga Ibu Dewi yang berada di Bima, agar menjemput Ibu Dewi  hari Jum'at di pelabuhan Bima, beliau akan berlayar dengan menggunakan Kapal WILIS, jelasnya. (IB.01/ TIM)