Drama kolosal,Sang Putra Mahkota Tampil Di Festival Budaya Wadu Sura Desa Sari.


Drama Kolosal Festival Wadu Sura

Bima, Bimabangkit.com, - Pada malam ketiga festival ' Wadu Sura digelar diisi dengan Drama kolosal kembalinya sang putra mahkota tampil menceritakan ( Awal Masuk Islam Didana Mbojo )  oleh Seni Muda Bersatu (SMB) sebagai aktor utama yang mengisahkan peradaban islam pertama masuk dibima ini dengan naskah ditulis oleh M Akbar,Sp,M,Si kepala bidang pengembangan dinas pariwisata Kabupaten  Bima yang disapa dengan nama 'Uba La Haykal.


Festival tersebut berlangsung di desa Sari Kecamatan  Sape sejak dimulai Rabu malam 10 Juli sampai dengan penutupan pada hari Minggu 14 Juli 2019 kegiatan ini juga untuk mengenang kembali  legenda sejarahnya Wadu sura yang berlokasi di desa Sari Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Di malam ketiga ini,menampilkan " Drama kolosal kembalinya sang putra mahkota,atau biasa disebut  ' Awal masuknya islam di DANA MBOJO mantika ini,dengan ' Pengisi suaranya oleh Kabid Dinas Pariwisata Kabupaten Bima M .Akbar ,Sp.MSi Ucapnya.

Selain itu juga kata M.Akbar kegiatan tersebut  di isi dengan acara yaitu, Tari kreatif (Tari Soka) oleh group sanggar wadu sura , Kareku kandei dan  Atraksi Silat kata ketua panitia Zulkiflin Ahmad pada tim Media Bima Bangkit Jumat 13/7/2019.

Lanjutnya kegiatan festival ini juga bertujuan supaya melestarikan budaya dan  sekaligus mengangkat kembali sejarah desa Sari yang memiliki  tiga tempat situs  sejarahnya yaitu wadu sura, tarian soka dan tombak Lamonca 'Paparnya.

Dijelaskannya bahwa situs wadu sura merupakan tempat pertama penyebaran Islam di Bima ini dan menjadi saksi bahwa Sultan pertama Bapak  Abdul khahir mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi memeluk Agama Islam di desa Sari.

Budaya dan situs sejarah ini,merupakan kearifan lokal masyarakat disini kata Ketua panitia,didukung pula oleh  beserta sumber daya alam (SDA) persawahan yang " Tera sering " menambah indah alam desa Sari..ini jelas Ketua Panitia Zulkiflin Ahmad.

Festival ini direspon positif  oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bima dan juga menyampaikan terimakasih kepada panitia dan tim kereatif yang telah adakan festival pekan Budaya Wadu Sura supaya kearifan lokal Budaya dan situs bersejarah Wadu Sura tetap dikenang sepanjang masa kata Kabid Pariwisata dan  apalagi tiingkat respon masyarakat desa Sari  yang sangat tinggi dimalam ketiga kegiatan ini."Ungkap Kabid Pariwisata Kabupaten Bima M. Akbar Sp.MSi.( BB,-03

Komentar

Postingan Populer