Siswa SMA Muhamadiyah Sape Adu Jotos Dilapangan Semangka Diamankan Brimob


 Brimob areah Sape menghukum para siswa dengan Pus Ap karena berkelahi 
Bima, Bimabangkit.com, - Telah terjadi perkelahian Sekelompok Pelajar Siswa SMA MUHAMADIYAH Kecamatan Sape Kabupaten Bima dilapangan semangka desa Naru mengundang perhatian warga yang beraktivitas disekitar lokasi termasuk wartawan bima bangkit beserta temannya yang sedang menikmati kopi di sekitar lokasi kejadian tersebut ,siswa yang terlibat 'Adu Jotos di amankan di Mako brimob kompi 3 batalyon C pelopor Rabu 17 /2019 pukul 13.00 wita dipantau langsung tim Bimabangkit.

Pada saat mereka berkelahi Sapu Jagat " beserta teman bernama 'Firus dan Ihwan serta lain - lainnya disekitar  taman lapangan semangka ,secara sepontan  melerai dan siswa -siswa tersebut langsung lari berhamburan.

Namun dari perkelahian tersebut tidak ada korban yang mengalami luka, karena tidak berlangsung serius , hanya sebentar saja.

Tawuran siswa SMA tersebut  kembali terjadi, hingga terkejut  warga sekitar ,tiba tiba ada keributan antara anak kampung kore desa Naru Barat dengan desa Sangia, di tengah lapangan semangka,yang diketahui siswa tersebut berasal dari  sekolah SMA Muhamadiyah Sape.

Adapun identitas siswa- siswa yang terlibat perkelahian tersebut yakni: Akbar (16 ) thn ,  Lukman Hakim ( 16 ) thn dan Murtafi (15) thn ketiga siswa ini berasal dari Desa Naru Barat hal tersebut disampaikan oleh  Danki Brimob  Iptu Iwan Sugianto.

Dikatakannya Dua anggota BRIMOB yang piket jaga dikala, lewat di tempat kejadian yaitu Bharatu Abdul Khadir dan Bharatu  Arif Rahman langsung mengamankan tiga orang dari anak-anak yang berkelahi tersebut, kemudian di bawa ke mako kompi 3 batalyon C.'Jelas Danki brimob.

Sesampai di Mako brimob,beberapa anak yang terlibat dalam tawuran tersebut diberikan arahan oleh komandan kompi (Danki) IPTU Iwan Sugianto  " Supaya jangan melakukan hal-hal yang sifatnya melanggar hukum dan rajin belajar supaya menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara dan bisa membanggakan kedua orang tua " yang di dampingin oleh masing-masing orang tua mereka.

Sebelum Anak anak meninggalkan Mako Brimob  kompi 3 batalyon C dan kembali ke rumahnya masing-masing. Anak-anak itu hukum Pus-Ap beberapa kali kata Danki Brimob IPTU Iwan Sugianton.

Menurutnya  bahwa Salah satu faktor terjadinya konflik antar kampung di Kec. Sape dan Lambu juga bisa di picu oleh perkelahian antar kelompok anak sekolah seperti kejadian tersebut,dan pasca kejadian ini,situasi aman dan kondusif.

Warga masyarakar Kecamatan Sape dan Lambu sangat berterimakasih ,dengan adanya anggota BRIMOB kompi 3 batalyon C di Kecamatan Sape ini segala permasalahan bisa di selesaikan dengan cepat,keamanan dan ketertiban masyarakat meningkat pungkasnya.  ( BB,-03).

Komentar

Postingan Populer