Kejagung RI Buka Forum Grup Diskusi Kerja Sama Dengan Amerika dan Australia Soal Terorisme.



Kejagung RI Buka forum grup diskusi soal terorisme bekerjasama dengan Amerikan dan Australia

Lombok Tengah, Bimabangkit.com,- Acara Forum Grup Diskusi (FGD) on Prosecuting terrorism Cases yang diselenggarakan atas kerjasama antara Kejaksaan Agung RI, Depatment of home Affairs Dubes Australia di Jakarta dan Kedutaan Amerika di Jakarta, yang akan berlangsung selama 4 hari mulai dibuka selasa 21 Januari hingga 24 Januari 2020 bertempat di Rinjani meeting room-novotel hotel desa Kuye ,kec pujut kab lombok tengah.

Jubir kejati Ntb bapak Dedy Irawan SH .MH menjelaskan ,' Bahwa Peserta yang hadir diantara lain Kejaksaan Agung dari Diretorat Terorisme pada Jam Pidum , Kepolisian dari Densus 88 dan  Panitera Muda Pidana Umum pada Mahkamah Agung dan peserta lain dari perwakilan Australia maupun Amarika.

Bahwa adapun susunan kegiatan sebagai berikut :
pukul 08.30 wita Registrasi.. pukul 09.00 wita pembukaan dan perkenalan:
- Kepala Kejaksaan Tinggi NTB
- Bapak Mark Whitechuch, Counsellor (Bidang Hukum), Departemet of Home Affairs, Kedutaan Besar Australia Jakarta.

- Bapak Bruce Miyake, Residen Penasehat Hukum, USDOJ-OPDAT Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Pukul 10.00 wita Foto bersama dan Coffe break

Pukul 10.30 wita Diskusi dan Q&A tentang UU AT di Indonesia (No. 15 tahun 2003 dan No. 5 tahun 2018) yang akan disampaikan oleh Prof Harkristuti Harkrisnowo tentang Latar belakang dan perkembangan UU AT no. 5 tahun 2018 mengapa amandemen diperlukan.

Pukul 12.00 wita Makn siang
Pukul 13.00 wita Presentasi oleh Polri AKBP Imam Subandi Diskusi terkait upaya investigasi dan penangkapan tersangka terorisme, terutama mengenai kerjasama Polisi dan Jaksa.

Pukul 14.45 wita Coffe Break
Pukul 15.00 wita penyampaian sudut pandang pengadilan oleh Hakim Sudharmawatiningsih, Panitera Muda Pidana Umum, Mahkamah Agung tentang bagaimana pandangan Makhamah Agung mengenai UU AT.

Pukul 16.00 wita sesi terbuka yakni Diskusi antara lembaga terkait hal² yang harus diperbaiki, tantangan dan trend yang ada, seperti Foreign Terrorist Fighters (FTF) dan diskusi juga mencakup gagasan untuk langkah selanjutnya dan pelatihan UU AT selanjutnya.

Pukul 18.00 wita dilanjutkan dengan makan malam yang berlangsung di Novotel dan Kegiatan berjalan aman dan lancar jelasnya.


Adapun hasil dari acara FGD dimaksud nantinya akan dijadikan guidance dan penyamaan persepsi pada APH serta pihak terkait dalam penanggulangan terorisme khususnya dalam proses penanganan perkara terorisme.( BB,-01).

Komentar

Postingan Populer