Diduga Buang Bendera Merah Putih di Kediaman Walikota Bima, Penanggung Jawab Demo Dilapor ke Polisi


Kuasa Hukum Pelapor Mochammad Chasman SH.

Kota Bima, Bimabangkit.Info, - Kasus pelecehan buang  Bendera Merah Putih yang terjadi di kediaman Walikota Bima pada hari Kamis 18 Juni 2020. Kejadian tersebut  usai massa aksi melakukan demonstrasi di depan kantor Pemkot Bima, kini resmi dilaporkan di unit Pidana umum Reskrim Polres Bima kota oleh H.M Lutfi dan Masyarakat kota bima "Cinta Damai" di dampingi dua orang pengacara Mochammad Chasman SH dan Tiswan SH.

Oleh karena itu  Forum Persatuan Rakyat (FPR) Kota Bima  mau tidak mau harus bertanggung jawab atas kejadian itu, jelas nyata tindakan tersebut dinilai bentuk pelecehan terhadap lambang Negara RI, pihak FPR harus bertanggung jawab secara hukum," hal itu disampaikan Advokat Senior, Mochammad Casman S, SH jumat, (19/6/2020).

Bendera merah putih yang dibuang oleh massa aksi  itu ditemukan di dalam dikediaman Walikota Bima. Belum diketahui siapa oknum pelakunya ujarnya.

Casman SH mengatakan, klienya telah melaporkan penanggung jawab demo tersebut ke polisi dengan tuduhan penghinaan simbol negara dan kepala Daerah.

"Ada tiga materi yang dilaporkan klienya, yaitu menghina kepala Daerah, membuang bendera merah putih simbol negara dan pengrusakan di sertai Penganiayaan dan kekerasan di depan kediaman H.M.Lutfi,SE" tuturnya.

Ia meminta terhadap  polisi untuk  mengusut tuntas kasus dugaan penghinaan lambang negara tersebut dan menghukum pelaku sesuai dengan undang undang yang berlaku tegasny. (BB,-Anwar).

Komentar

Postingan Populer