DAMKAR Jadi Pemicu Hangusnya Banyak Rumah di Desa Nggelu Kecamatan Lambu.
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

DAMKAR Jadi Pemicu Hangusnya Banyak Rumah di Desa Nggelu Kecamatan Lambu.

Bimabangkit.info
Sabtu, 18 Juli 2020

Foto ; Rumah Warga Kebakaran di Desa Nggelu Kecamatan Lambu.

Bima, Media Info Bima Online - Salah satu penyebab hangusnya lima unit rumah yang terjadi di Desa Nggelu Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, pada Sabtu Sore (18/7/20) akibat tidak adanya penanganan kebakaran dan tidak adanya mobil Pemadam Kebakaran (DAMKAR).

Padahal di Kecamatan Lambu sendiri kerap terjadi kebakaran besar, sehingga tak jarang rumah rata dengan tanah. Demikian disampaikan Kades Nggelu Kuraisin MS, Sabtu (18/7/20).

Harusnya, kata dia, pemerintah Daerah memalui pemerintah Kecamatan Lambu menyediakan minimal satu unit alat pemadam, sehingga ketika kebakaran berlangsung cepat diatasi, agar kerugian warga tidak begitu besar, Artinya Desa Nggelu sama sekali tidak ada perhatian oleh Pemerintah Kabupaten Bima, dibawah Kepemimpinan Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri, dan Wakil Bupati, Drs. Dahlan M. Nor.

"Pemerintah Daerah seharusnya Bupati Bima, dan Wakil Bupati Bima serius dalam menangani kebakaran ini. Minimal ada satu unit DAMKAR yang siap siaga jika ada kebakaran, supaya ada pencegahan kerugian yang besar," tuturnya.

Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu serta keluhan warga Lambu terlebih bagi korban kebakaran. Mereka rata-rata mengeluhkan karna tidak adanya mobil DAMKAR yang datang.

"Lima korban pemilik rumah Syarifudin, Sahrina, Akadir Taher, Herman, dan M. Nor M. Sidik pun mengeluh karna tidak ada pemadam yang datang. Jika saja alat pemdam cepat datang, kemungkinan besar rumah tidak akan banyak yang hangus," ujar Kades.

Oleh sebab itu, lanjut Kades, sejumlah Warga di Desa Nggelu khusunya, meminta kepada Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri, agar segera menghadirkan mobil DAMKAR di Kecamatan Lambu untuk mengantisipasi agar peristiwa kebakaran tidak memakan korban yang banyak," ujar Kades, (Usman).