Dinilai Tidak Transparansi Penggunaan Anggaran Bantuan Covid, Kelurahan Monta di Demo Warga
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Dinilai Tidak Transparansi Penggunaan Anggaran Bantuan Covid, Kelurahan Monta di Demo Warga

Bimabangkit.info
Minggu, 19 Juli 2020

Lurah Monta Baru Bambang Bahrain, SH, Menanggapi Tuntutan Massa Karena Dinilai tidak Transparan Pada Penggunaan Anggaran Bantuan Penaganan Covid-19
Dompu, Info Bima - Karena dinilai tidak transparansi dalam penggunaan anggaran bantuan penanganan Covid-19, pemerintah Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, didemo warga. Senin (20/7/20).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) mengindikasikan bahwa telah terjadi tindakan kejahatan yang dilakukan pemerintah kelurahan Monta Baru, atas penggunaan anggaran 800 sekian juta. Indikasi itu mencuat karena pada pelaksanaan rapat penyusunan RKA yang dilakukan pemerintah Kelurahan mereka tidak melibatkan masyarakat secara umum, dan keputusan itu diambil melalui hasil rembung  secara internal pemerintah kelurahan.

Disisi lain juga massa mengindikasikan kejahatan yang terorganisir terhadap pengadaan masker yang memakan anggaran 51 juta dalam penaganan Covid-19 yang dilakukan, sebab, pada saat penggunaan anggaran tidak dilakukan secara sistematis yang seharusnya melibatkan unsur-unsur terkait, namun terdapat banyak oknum-oknum dari pihak tertentu yang bermain didalamnya.

"Yang pertama tuntutan kita ini, bagaimana pihak Pemerintah Kelurahan ini bisa transparansi terhadap penggunaan anggaran 800 sekian juta itu, karena pada saat penyusunan RKA yang mereka lakukan tidak melibatkan masyarakat secara umum sehingga kita mengindikasikan ada unsur kejahatan yang memang telah direncanakan sebelumnya." Ungkap Deden Patriawan yang dikonfirmasi disela dia berorasi.
Menanggapi tuntutan massa aksi, Kepala Kelurahan Monta Baru Bambang Bahrain, SH menyampaikan secara terbuka  penggunaan anggaran pada penaganan Covid-19 yang telah dilakukan. Dari total 1.886, Kepala Keluarga (KK) yang ada di Kelurahan Monta Baru, sebanyak 1024 KK yang terkaver oleh bantuan, melalui rincian bantuan yang dipaparkan.

" Untuk Bantuan Terpijar yang bersumber dari anggaran APBD, kami hanya menerima porsi 78 KK yang kita bagi pada 6 lingkungan. kemudian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sumber anggaran APBN dengan jumlah 49 KK. Lalu Bantuan NTB Gemilang, sumber Provinsi NTB, untuk tahap pertama kita bagikan untuk 50 KK dibagi pada 6 lingkungan. Dan Bantuan Sosial Tunai (BST) sumber Dana Desa untuk 167 KK, data ini langsung dari pusat tanpa kita bisa lakukan manipulasi." Pungkasnya.

Tidak cuma itu, menurut Bambang masih ada penambahan data lagi yang diminta untuk Bantuan Sosial Pra Kerja bagi 19 orang warga, namun hingga saat ini belum terealisasikan. Selain itu ada juga bantuan PKH untuk 481 KK, dan ada Bantuan Raskin.

"Jadi, total Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan di Kelurahan Monta Baru ini sebanyak 1.024 KK" pungkasnya.(IB.Din)