Kapolres Tetap Kerja Profesional Tangani Kasus Pembunuhan di Dompu
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kapolres Tetap Kerja Profesional Tangani Kasus Pembunuhan di Dompu

Bimabangkit.info
Rabu, 29 Juli 2020

Suasana Pertemuan Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH SIK, dan Keluarga Korban Pembunuhan di Desa O,o Dompu, Berlangsung di Masjid Miftahul Jannah Polres Dompu.
Dompu, Info Bima - Memenuhi janjinya untuk bertemu dengan keluarga korban pembunuhan di Desa O'o Kecamatan Dompu, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, SIK mengaku dihadapan keluarga korban, dirinya  tetap bekerja profesional dalam menangani kasus pembunuhan atas korban saudar Iskandar.

Pertemuan itu berlangsung di Masjid Miftahul Jannah Polres Dompu, dihadiri oleh Kasat Intelkam dan Kasat Reskirm Polres Dompu, pada (29/7/20).

Massa dari keluarga korban yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Perduli Korban Pembunuhan Sadis (AMPKPS). Dihadapan Kapolres perwakilan Keluarga Korban Supratman mempertanyakan kejelasan laporan mereka tahun 2018 lalu, tentang pengancaman pembunuhan yang dilakukan pelaku atas keluarga korban yang berimbas pada insiden pembunuhan tahun 2020 sekarang.
Selain itu, Supratman juga meminta  kepada Kapolres agar menetapkan pelaku lain selain pelaku utama pada pembunuhan sadis yang menewaskan saudara Iskandar pada Jumat 12/6 bulan lalu.

"Kami sampai saat ini, masih berduka atas kejadian pembunuhan sadis terhadap keluarga kami (almarhum Iskandar)," Papar Supratman.

Kepada bagian Reskrim Polres Dompu, lewat pertemuan itu pula Supratman meminta agar bagian Reskirm dapat bekerja secara profesional dalam mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut. Termasuk menetapkan tersangka lain yang sampai hari ini masih berkeliaran.

"Kami menginginkan kepolisian untuk lebih mendalami dengan serius dalam menangani kasus ini,"  Pungkasnya.

Menanggapi tuntutan keluar korban Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH, S.IK, mengaku siap melakukan pemeriksaan kembali terhadap saksi saksi. Termasuk para saksi yang disebutkan oleh para keluarga korban yang mengaku melihat kejadian pembunuhan tersebut.

"Berikan identitas para saksi itu, agar kami nantinya melakukan pemanggilan terhadap mereka," jelasnya.

Dengan begitu Kapolres juga berharap kepada pihak keluarga Alamrhum untuk tidak melakukan aksi menutup jalur jalur jalan. Sebab jika itu dilakukan, maka tentu aktivitas penggunaan jalan akan lumpuh total alias menghambat aktifitas lalu lintas.

"Kasihan para pengguna jalan harus terhambat aktifitasnya akibat adanya aksi menutup jalur jalan," tandasnya.(IB.Din)