Kelebihan H. Syafru Memimpin Kabupaten Bima, Tahun 2015 Lalu Tak Tertandingi.
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kelebihan H. Syafru Memimpin Kabupaten Bima, Tahun 2015 Lalu Tak Tertandingi.

Bimabangkit.info
Jumat, 28 Agustus 2020

Bima, Media Info Bima Online -Tak terasa perjalanan Pemerintahan Kabupaten Bima selama 1,5 tahun Kepemimpinan Bupati Bima, Drs H. Syafrudin HM Nur, M. Pd, MM. Sejumlah catatan prestasi dan hasil positifnya, dan tak tertandingi oleh Bupati Bima sebelumnya disampaikan melalui media ini.

H. Syafru menyampaikan pada saat dirinya menjadi Bupati Bima 2015 lalu, kerja-keras dan sejumlah program strategis telah dijabarkan pasca pencanangan Tahun Kerja Berkelanjutan. Antara lain, penyelesaian pembangunan fisik tiga unit Kantor SKPD dan tahap pertama pembangunan Kantor Bupati Bima yang menyerap anggaran senilai,
Rp.24,5 miliar.

Sebagai bukti Tahun Kerja Berkelanjutan, pada tahun 2015 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp18 miliar lebih untuk keberlanjutan pembangunan tahap ke dua Kantor Bupati Bima tersebut. Pada sektor pertanian sebagai penyangga kehidupan sebagian besar masyarakat, pada tahun 2015 telah berhasil mendapatkan anggaran sebesar,
Rp.115,94 miliar lebih, dan sampai dengan bulan Juni 2015, nilai dana yang diserap Rp. 67,45 miliar atau 58,17 persen.

Terkait percepatan pembangunan sektor pertanian ini, Kabupaten Bima sebagai salah satu sentra komoditi bawang merah di Provinsi NTB, dengan memiliki potensi lahan yang cukup tersedia. Dan, saat itu baru dimanfaatkan 50 persen atau lebih kurang 5.000 hektar dari potensi yang ada.

Di bidang pendidikan, ditilik dari aspek anggaran, belanja daerah untuk kegiatan pendidikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Jumlah belanja urusan pendidikan untuk tahun 2014 mencapai 42,42%, melebihi dari target 20% sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional. Hal ini menggambarkan tingginya perhatian Pemerintah Kabupaten Bima terhadap bidang pendidikan.

Kerja-keras jajaran pemerintah dan komitmen serta dukungan anggaran dalam APBD, telah mengantarkan Pemerintah Kabupaten Bima meraih prestasi kerja yang membanggakan, yang ditunjukkan dengan “Pencapaian Terbaik Sanitasi Berbasis Lingkungan Tahun 2014”.

Pemerintah juga memberikan perhatian yang sangat tinggi untuk membuka isolasi antar wilayah Kecamatan dengan penyediaan fasilitas jaringan jalan dan jembatan yang memadai bagi masyarakat. Pada tahun 2014, telah dilaksanakan kegiatan penanganan dan rehabilitasi jalan dan jembatan dengan total anggaran sebesar Rp. 43,4 miliar.

Demikian halnya pada sektor infrastruktur, semangat mewujudkan pembangunan jalan dua lajur dari perbatasan Kota Bima sampai jembatan Palibelo kurang lebih 12 kilometer ini, tengah dikerjakan. Tahap awal yang dikerjakan tahun 2015 ini sepanjang 3.300 meter dari anggaran APBN senilai Rp. 60 miliar. Selain itu, perpanjangan Landasan Pacu Bandara Sultan M Salahudin Bima dari 1.650 meter menjadi 2.250 meter dengan senilai Rp. 26,2 miliar pada tahun anggaran 2015 terus diperjuangkan.

Dalam penanggulangan kemiskinan semakin menurun yaitu dari 19,41% pada tahun 2010 dan diproyeksikan menjadi 15,13% pada tahun 2014, melebihi target RPJMD Kabupaten Bima sebesar 17,41%. Keberhasilan ini tidak lepas dari beragam program penanggulangan kemiskinan baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN yang bersifat integral dan saling bersinergis bagi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bima.

Keberhasilan pembangunan tersebut juga tercermin pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bima yang mengalami peningkatan cukup tinggi dari 65,61 poin pada tahun 2010 menjadi 67,75 poin pada tahun 2014.
Bupati itu, sebagai pelayan masyarakat yang dipimpinnya, pekerjaa sosial ini tentu bukanlah hal yang sudah terbiasa dilakukan olehnya melainkan Allah SWT membukakan pintu hati seorang pemimpin dalam komitmen, membangun daerahnya, mana haknya, mana hak rakyat, hak rakyat itulah yang harus kita jaga dan kembalikan terhadap rakyat, lewat program-program pembangunan, infrastuktur jala, bantuan Sosial, bantuan masjid, Mushollah, bantuan petani bibit bawang digratiskan, bibit padi digratiskan, traktor digratiskan, Nelayan mesin ketiti, pukat, jaring digratiskan. masih banyak lagi yang olehnya selama lebih 1 tahun 6 bulan menjadi Bupati 2015 lalu.

Aji Syafru mengatakan berbicara sumbangan secara pribadi sering dilakukannya, pada saat menjadi Bupati Bima yang lalu, seperti Masjid, Mushollah, warga, Masyarakat sampai dengan sekarang di Kabupaten Bima. cukup Allah SWT yang mencatatnya sebagai amal ibadah kita masing-masing. karena sudah diajarkan oleh para leluhurnya, kedua orang tuanya, guru spiritualnya, untuk selalu terbuka mata batin demi membelanjakan hartanya ke jalan Allah SWT,

Menurutnya, setiap orang yang menyedekahkan uang atau hartanya untuk membantu yang membutuhkan, ternyata lebih bahagia dibandingkan yang menghamburkan uang untuk kepuasan diri sendiri, dan menurut Aji Syafru akan lebih bermanfaat dunia akhirat kalau harta benda yang kita miliki seberapapun ketulusan dan keikhlasan kita untuk membantu Masjid atau Rumah Allah SWT.

“Ada kebahagian dikala kita saling membagi, dan kebahagiaan itu bukan besar kecilnya atau bukan seberapa kita membagi sesama melainkan disertai unsur keikhlasan” ujar Aji Syafru menutup pembicaraannya. (Usman).