H. Muhammad Lutfi Bersama Hj. Ellya Alwaini Perkuat Silaturahmi KKSS Sematkan Baju Bodo.
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

H. Muhammad Lutfi Bersama Hj. Ellya Alwaini Perkuat Silaturahmi KKSS Sematkan Baju Bodo.

Bimabangkit.info
Sabtu, 12 September 2020

Media Info Bima Online - Untuk menjalin silaturrahmi serta mempererat hubungan adat dan budaya antar satu sama lainnya, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), berkunjung kerumah kediaman Walikota Bima, yang berada di lingkungan Penaraga Kota Bima. 


Puluhan Rombongan KKSS, baik laki-laki dan perempuan, terlihat mengenakan pakaian adat, membawa serta sepasang Baju Bodo, yang merupakan pakaian kebesaran masyarakat Goa. Selain itu juga sejumlah jajanan khas daerah yang diperuntukan kepada Pimpinan Kepala Daerah Kota Bima beserta istrinya. 

Ketua Asosiasi KKSS Kota Bima Jas’ari mengatakan, kedatangan mereka ingin mengetahui lebih jauh tentang kepemimpinan Kepala Daerah Kota Bima, sekaligus ingin merangkul Pimpinan Daerah Kota Bima beserta istri untuk menjadikannya sebagai anggota kehormatan dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.


"Kehadiran kami ini adalah saling memberikan dukungan dalam rangka meningkatkan pembangunan di wilayah Kota Bima," katanya, Sabtu (12/9/2020).


Walikota Bima Muhammad Lutfi mengungkapkan, kunjungan yang dilakukan KKSS ini, adalah suatu kehormatan, karena pada sejarahnya hubungan kekelurgaan antar kedua suku inipun terjalin sejak masa kesultanan Bima yang pertama. 

"Sehingga adat bHudaya serta kebiasaan masyarakat Goa dan Bima hampir tidak memliki perbedaan, salah satunya dengan tetap menjalin hubungan silaturrahmi antar satu sama lainnya," imbuhnya.


Dalam prosesi acara silaturrahmi inipun, sebelumnya dilakukan penyematan baju Bodo, yang merupakan pakain adat kebesaran masyarakat Goa terhadap Petinggi Daerah kota Bima beserta istri, oleh sesepuh Adat yang juga pimpinan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, sebagai bentuk penobatan untuk menjadi anggota kehormatan kekelurgaan yang telah terjalin. 


Dengan semakin eratnya hubungan antar kedua kerukunan inipun, diharapkan agar kedepannya akan dapat selalu terjaga dan terus terjalin hingga pada generasi penerus. 


"Sebagai bentuk penghormatan untuk para leluhur yang telah menjalin hubungan sejak di awal masa kesultanan Bima. Maka ini menjadi langkah tepat," tandasnya. (Usman)