Selamat Hari Kesaktian Pancasila Mementum Bangkitkan Gotong Royong Saat Pandemi
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Selamat Hari Kesaktian Pancasila Mementum Bangkitkan Gotong Royong Saat Pandemi

Bimabangkit.info
Rabu, 30 September 2020

Foto : Anggota DPR RI H. Muhammad Syafruddin, ST.MM.

Media Info Bima Online - Anggota DPR RI, H. Muhammad Syafruddin, ST.MM. Fraksi PAN Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) mengatakan Selamat Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2020 bisa menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong seluruh di saat pandemi virus Corona (Covid-19) melanda Tanah Air. Untuk itu, HMS mengajak semua elemen bangsa untuk melawan dan menyelesaikan pandemi Covid-19 dengan kembali ke rumah ideologi Indonesia, yaitu Pancasila.

“Saat ini, Indonesia sedang dihadapkan pada satu bencana pandemi Covid-19. Apa yang diupayakan Bung Karno pada masa lalu mengenai Konsep Gotong Royong yang merupakan salah satu intisari nilai Pancasila dapat dijadikan role model, baik bagi Pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi Covid-19 saat ini," ujar H. Syafrudin dalam WassApp Pribadinya.

Menurut Anggota DPR RI 3 Periode tersebut, tidak ada cara lain untuk keluar dari bencana ini dengan selamat selain dengan gotong royong yang merupakan paham yang dinamis, lebih dinamis dari kekeluargaan. HMS menegaskan gotong royong menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota yang terhormat 'Soekardjo' satu karyo, satu gawe.

Tak hanya itu, politisi Fraksi Partai PAN itu menjelaskan Bung Karno menilai bahwa Pancasila bila diperas menjadi satu adalah gotong royong. Serta, setiap sila dalam Pancasila adalah nilai yang memiliki kedudukan yang sama fundamentalnya. Karena itu, dalam konsep Lambang Negara Garuda Pancasila, simbol Pancasila dibuat melingkar dengan Ketuhanan Yang Maha Esa yang disimbolkan dengan cahaya sebagai intinya.

"Bung Karno mengatakan ‘Jikalau saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, maka dapatlah saya satu perkataan Indonesia yang tulen, yaitu perkataan Gotong Royong. Negara Indonesia yang kita dirikan haruslah Negara Gotong Royong, alangkah hebatnya, Negara Gotong Royong'," tandas HMS.

"Dengan semangat hari kesaktian Pancasila dan gotong royong, Bangsa Indonesia lebih khususnya Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) akan segera keluar dari bencana yang saat ini kita hadapi dan keluar dengan selamat," yakin legislator Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa itu sembari mengucapkan selamat Hari Kesaktian Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia yang diperingati 1 Oktober 2020. Istilah Pancasila pertama kali dicetuskan Bung Karno dalam pidatonya di hadapan Sidang BPUPKI pada 1 Oktober 1945. (Usman).