Turun di Baju Pulo Pasangan SYAFA'AD di Sambut Ribuan Warga.
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Turun di Baju Pulo Pasangan SYAFA'AD di Sambut Ribuan Warga.

Bimabangkit.info
Minggu, 20 September 2020

H. Syafrudin Ady saat foto bersama dengan masyarakat di Desa Baju Polu Kecamatan Sape, Minggu,(20/09/2020) Info Bima Online.


Bima, Media Info Bima Online - Di manapun H. Syafrudin-Ady Mahyudi turun, keramaian selalu menyelimuti saat Bakal Calon Bupati Bima ini menggelar Blusukan dan Silaturahmi ke tengah-tengah warga. Seperti hari Minggu (20/08/2020) di Desa Baju Pulo, Kecamatan Sape, tumpah ruah menyambut kedatangan pasangan SYAFA'AD bersama rombongannya.


Yel-yel perubahan kepemimpinan untuk daerah yang lebih baik mengiringi blusukan dan Silaturahmi mantan Bupati Bima tahun 2015 ini. Warga yang bertemu dengannya tak sungkan untuk memeluk dan berjabat salam dengan beliau dengan mengatakan hidup perubahan.


Tidak lupa juga H. Syafru pada setiap agenda Blusukan dan Silaturahmi menyantuni anak yatim piatu serta memberikan santunan kepada kaum papa yang membutuhkan uluran tangan.


H. Nasir TIM Pemenangan Pasangan SYAFA'AD Kecamatan Sape mengakui, saat bertatap muka dengan warga dan menyerap aspirasi rata-rata kebutuhan masyarakat Air bersih karena mereka dikelilingi oleh laut lepas sehingga Air bersih adalah sangat vital dan kebutuhan pertama dan utama yang mendasar tersebut, menjadi sangat penting untuk diperhatikan, kata H. Nasir selaku tokoh Sape ini.


“Di Desa Baju Polu, mengeluhkan ketersediaan air bersih, juga kebutuhan lainnya seperti pukat, mesin ketiti dan lainnya sebagainya. ungkapnya.


Menurut H. Nasir hasil Blusukan dan Silaturahmi H. Syafru-Ady selama ini banyak ditemui sejumlah kebutuhan masyarakat yang minim perhatian dari pemerintah. Keberpihakan pada kepentingan dasar rakyat juga tidak banyak yang direalisasikan.


“Tentu saja ini menjadi atensi serius H. Syafru-Ady Mahyudi pasangan (SYAFA'AD) Jargo Perubahan jika nanti terpilih menjadi Bupati Bima periode 2020-2025. Apalagi beliua punya jam terbang tinggi di birokrasi,” jelasnya.


Tidak hanya itu, kata dia, beberapa aspirasi yang disampaikan warga juga soal harga garam yang kini tidak bisa mensejaterahkan petani. dan lainnya insya Allah Pasangan (SYAFA'AD) akan membuktikan nanti, apabila warga Desa Baju Pulo Kecamatan Sape Kabupaten Bima berjuang memenangkan pasangan SYAFA'AD pada 9 Desember 2020 nanti, harap H. Nasir.


H. Nasir mengungkapkan, pada kesempatan Silaturahmi, H. Syafru-Ady acapkali memberi pencerahan kepada masyarakat bahwa memang susah jika APBD menjadi satu-satunya sandaran untuk mengelola daerah. Padahal ada dana dekonsentrasi atau tugas pembantuan yang bisa diakses.


“Syaratnya cuma satu pemerintah daerah cakap melakukan penyelarasan program daerah dengan pemerintah pusat,” katanya mengutip pernyataan H. Syafru.


Kemudian yang kedua, lanjut dia, butuh orang yang fokus mengurusnya. Karenanya jika H. Syafru-Ady pasangan (SYAFA'AD) terpilih, putra asli Bima ini akan bekerja sesuai dengan aspirasi masyarakat Kabupaten Bima, kenapa tidak? H. Syafru pernah melakukan ini pada saat 2015 lalu, H. Nasir. (Usman).