Ngaku di Bohongin dan Dizolimi, Eks PK Golkar Bolo Ikhtiar Berjuang Bersama SYAFA'AD.
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Ngaku di Bohongin dan Dizolimi, Eks PK Golkar Bolo Ikhtiar Berjuang Bersama SYAFA'AD.

Bimabangkit.info
Sabtu, 17 Oktober 2020


Bima, Media Info Bima Online - Menfitnah dan Dizholimi. "Saya sudah berjuang dan berkorban selama 15 tahun. Alih-alih berterimakasih. Malah fitnah dan Mendzholiman yang saya dapatkan," tuturnya.



Pernyataannya tersebut seakan menjadi sprit baru bagi relawan dan simpatisan SYAFA'AD untuk berjuang merebut kekuasaan. Sebab pada prinsipnya, mewujudkan sebuah perubahan, maka resiko harus berani diambil.



"Pengalaman ini, sebagai contoh bagi kita. Bahwa memilih pemimpin tidak hanya dilihat dari tras dan keturunannya. Namun yang paling utama adalah pemimpin berintegritas, loyal serta amanah. Makanya, segela resiko harus berani kita ambil," terangnya.



Atas dasar persoalan tersebut, dirinya memilih mundur jadi Ketua PK Golkar Kecamatan Bolo dan bersama Sekertaris, dan seluruh Ranting-ranting Golkar se-Kecamatan Bolo, kami berikhtiar bersama pasangan SYAFA'AD, demi sebuah kemajuan serta perubahan yang diidamkan bersama. Meski Partai Golkar hari ini mendukung calon petahana (In-Dah red)



"Itu alasan Saya dan rekan-rekan mundur jadi Ketua PK Golkar dan mengarahkan dukungan politik pada SYAFA'AD. Ini adalah kesempatan kita untuk menata Bima lewat gagasan dan ide dari Syafru-Ady. Kita berikan kesempatan beliau untuk memimpin Bima selama lima tahun ke depan," ajaknya.


Tak hanya itu, dirinya pun mengakui kekeliruannya tidak memandang sosok Drs. H. Syafrudin sebagai tokoh di Kecamatan Bolo yang memiliki niat tulus untuk membangun Bima. Malah dirinya lebih memilih untuk mengarahkan dukungan politiknya pada Paslon lain.



"Cukup saya dan rekan yang keliru jangan yang lain. Drs. H. Syafru adalah tokoh Putra Asli Sila. Maka sepatutnya kita harus memenangkannya. Apalagi beliau memiliki rekam jejak memimpin yang baik, tanpa diterpa isu miring sedikit pun," pungkasnya.



Usai bercerita tentang pengalamannya, Arifin SH, rekan-rekannya kemudian dipakaikan kostum kebesaran SYAFA'AD dan disematkan kalung penghargaan oleh Syafru-Ady. Di samping itu, Arifin juga mengiklaskan kediamannya di Desa Nggembe untuk dijadikan sekretariat rumah juang SYAFA'AD Kecamatan Bolo.


Mudah-mudahan ada rekan-rekan yang lain besok atau rusak memilih mundur seperti saya untuk bergabung ke-SYAFA'AD demi kemajuan Kabupaten Bima yang lebih baik, tutup Arifin. (Usman)