Sekelompok Pemuda Desa Sai Hadang Pasangan IDP-Dahlan Karena Tidak Tepati Janji
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Sekelompok Pemuda Desa Sai Hadang Pasangan IDP-Dahlan Karena Tidak Tepati Janji

Bimabangkit.info
Minggu, 11 Oktober 2020

Bima, Media Info Bima Online - Agenda blusukan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Hj Indah Dhamayanti Putri - Dahlan M Nor di Kecamatan Soromandi, dihadang oleh sekelompok pemuda Desa Sai kecamatan setempat. Aksi sporadis sekelompok pemuda itu di jalan lintas Sai – Bajo, tepatnya  di Dusun Riando Des Sai, Sabtu (10/10), sekitar pukul 13.00 Wita. Dalam aksi tersebut, sekelompok pemuda mengahadang jalan dengan menggunakan portal, akibatnya arus lalu lintas macet total.


Kasubsektor Soromandi, IPDA. Zulkifli membenarkan peristiwa tersebut, aksi tersebut dipimpin AR dan MH bersama 4 rekannya. Mereka menuntut terkait mantan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang tidak menepati janjinya.


“Pemuda menuntut janji IDP bahwa tidak ada lagi kelangkaan pupuk, namun realisasi nihil. Sedangkan kelangkaan pupuk menjadi momok bagi para petani,” ujarnya, kutip kata sekelompok pemuda.


Sambung  Zulkifli, melihat keadaan tersebut, saya bersama anggota  membubarkan aksi penghadangan tersebut dengan tujuan menciptakan situasi kondusif sehingga kegiatan kampanye dapat dilanjutkan.


“Kegiatan kampanye IDP – Dahlan di Kecamatan Soromandi sesuai jadwal dari KPU. Jadi tidak boleh diganggu, karena semua calon mempunyai hak yang sama,” tuturnya.


Dijelaskannya, pembubaran aksi sporadis yang dilakukan sekelompok  pemuda itu untuk menghindari betrokan antara pendukung IDP – Dahlan dan sekelompok pemuda yang menghadang jalan.


“Aksi tersebut harus dihentikan, yakni untuk menghindari perseteruan dua kubu,” jelasnya.


Sebelum itu, pihaknya menyarankan agar pemuda Desa Sai tidak melakukan pemblokiran jalan karena tindakan tersebut dapat mengganggu aktifitas pengguna jalan. Kemudian mengharapkan kepada pemuda Desa Sai untuk memberikan waktu kepada Kepolisian guna melakukan upaya koordinasi dengan mantan Bupati Bima.

“Kita tidak langsung bubarkan aksi tersebut, tapi melakukan pendekatan,” tutupnya. (Usman)