Penyidik Reskrim Polres Bima Kota Akan Panggil Segerah Wakil Walikota Bima Sebagai Tersangka
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Penyidik Reskrim Polres Bima Kota Akan Panggil Segerah Wakil Walikota Bima Sebagai Tersangka

Bimabangkit.info
Rabu, 18 November 2020


Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Hilmi Prayugo
Kota Bima- NTB, Bimabangkit.Info,- Kapolres Bima Kota melalui Kasat Reskrim IPTU  Hilmi Prayugo, akan  memanggil segerah Wakil Walikota Bima  Feri Sofiyan SH untuk di periksa sebagai tersangka dalam kasus pembangunan dermaga berlokasi di Bonto kelurahan Kolo  Kecamatan Asakota yang tak memiliki izin ungkap Hilmi saat ditemui media ini di ruangannya Selasa 17/11/2020.

Pemanggilan tersangka tersebut dilakukan disesuaikan dengan waktu kesiapan tersangka karena beliau wakil kepala daerah sehingga tidak menganggu kestabilitas daerah.

Keputusan  penetapan tersangka telah dilakukan pada tanggal 14 November 2020 kemarin berdasarkan tahapan  tahapan proses penyelidikan dan penyedikan serta  telah dilakukan juga gelar perkara kaitan kasus pembangunan dermaga yang tak memiliki izin jelasnya.

Terkait dengan adanya  asumsi Wakil walikota dan pihak lainnya  yang menganggap polisi penetapan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan Sebagai tersangka  pramatur itu.
 Hilmi  menjawab, kalau memang seperti itu pernyataan Wakil Walikota bersama pihak lainnya silakan saja, yang terpenting  kami  sudah bekerja dengan teliti dan secara  profesional  sehingga Wakik Walikota Bima ditetapkan sebagai tersangka. Ucapnya.
"Tentu penyidik kami tidak bekerja asal asalan dan tidak sembarang, menetapkan pasal-pasal yang disangkakan juga berdasar  Undang Undang tentang  pembagunan dermaga pribadi Wakil Walikota Bima tak memiliki izin" tegasnya.
Silahkan saja berasumsi, kami juga tidak ingin berpolemik terkait keputusan yang sudah kami tetapkan. Kita lihat prosesnya, seperti apa yang akan terjadi nantinya. Kata Hilmi.
Untuk diketahui oleh Publik bahwa Kasus ini dilaporkan oleh LSM Bima sejak bulan juni 2020 lalu hampir 6 bulan proses penyelidikan dan penyidikan dengan teliti  terangnya.
Sekali lagi saya tegaskan, bahwa penetapan tersangka tersebut, tentu semuanya sudah melalui tahapan proses penyelidikan dan penyedikan sesuai Undang Undang Kepolisian RI. Tegasnya. ( BB,-Red).