Wali Kota Bima Lantik Pengurus Forum PUSPA Maja Labo Dahu
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Wali Kota Bima Lantik Pengurus Forum PUSPA Maja Labo Dahu

Jumat, 27 November 2020




Kota Bima, NTB,Bimabangkit. Info -  Walikota Bima H.Muhammad Lutfi SE, melantik pengurus Forum PUSPA Maja Labo Dahu Kota Bima bertempat di Aula Kantor Walikota Bima Jumat Sore 27/11/2020.

Dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya, Kepala DPPPA Kota Bima H Ahmad, Assisten I Setda H Supratman, Staf Ahli H Abdul Gawis, perwakilan kepala OPD serta pengurus forum Puspa Kota Bima.


Forum tersebut dibentuk oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPPA kota Bima dalam rangka mewujudkan Program Perempuan dan Anak untuk kesejahteraan.

Sebagai bentuk respon  pemerintah,  tindak kekerasan yang semakin meluas akhir akhir ini  yang dialami perempuan dan anak, khususnya di Kota Bima.

Walikota Bima menyampaikan ucapkan selamt  bertugas pengurus PUSPA Maja Labo Dahu  yang baru saja dilantik dan bekerja penuh dengan tanggungjawab.


Bahwa DPPPA bersama forum PUSPA tersebut bertugas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait program pemberdayaan perempuan dan hak-hak anak. Ucap Walikota.


Diharapkan mampu menekan tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak. Serta bisa mengedukasi sekaligus membangkitkan semangat kaum perempuan dalam pemberdayaan, serta pemenuhan dan hak anak," harapnya.


Sementara itu Kepala DPPPA Kota Bima H Ahmad menyampaikan bahwa  pembentukan forum ini merupakan bagian dari perkenalan 3 (tiga) program unggulan Kementerian PPPA pusat bernama three ends. Yaitu meliputi pembahasan penindakan untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia serta ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan Ucapnya.


Dikatakanya bahwa Three ends ini dicanangkan untuk merespon semakin meluasnya peristiwa yang dialami oleh perempuan dan anak, agar kita bisa memahami dan menyadari berat dan kompleksitas persoalan yang dihadapi perempuan dan anak saat ini," ujarnya.


Kadisj uga meyakinkan untuk memastikan bahwa program three ends berjalan dengan baik dan mencapai
tujuannya. Kementerian PPPA dan DPPPA Kota Bima menggalang partisipasi untuk keterlibatan semua pihak, artinya bukan hanya sesama lembaga pemerintah, baik pusat maupun daerah, namun juga lembaga masyarakat, termasuk kalangan dunia usaha, untuk turut bersama-sama berperan dan terlibat secara aktif dalam pembangunan PPPA.


"Dengan banyaknya komponen yang berpartisipasi tersebut, maka akan terwujud pemenuhan hak dan kesehjahteraan perempuan dan anak di Indonesia terutama di Kota Bima," katanya.

Tujuan pembentukan forum PUSPA ini diantaranya untuk memperkenalkan isu perempuan, anak, kebijakan serta program strategis tentang PPPA dalam mendukung pencapaian three ends pada kalangan dunia usaha, lembaga masyarakat, akademisi dan juga media.


Kemudian menjadikan forum ini sebagai wadah koordinasi, advokasi pengembangan kapasitas terkait isu perempuan dan anak dalam mendukung pencapaian three ends. Lalu memperoleh beragam gagasan dari kalangan dunia usaha, lembaga masyarakat, akademisi dan media tentang PPPA dalam upaya mempercepat pencapaian three ends  di daerah.

"Adapun hasil yang diharapkan melalui pembentukan forum ini untuk
Kesejahteraan perempuan dan anak di Kota Bima," ujarnya.

Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian PPPA Indra Gunawan melalui video conference (vidcon) menyambut baik dengan terbentuk dan dikukuhkannya forum Puspa tersebut,  dalam membahas serta mengatasi isu perempuan dan anak yang terjadi di daerah.Terangnya.( BB,-01).

"