CV Rejeki Tegaskan Pengecer Wajib Ikuti Aturan Jual Pupuk Bersubsidi
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

CV Rejeki Tegaskan Pengecer Wajib Ikuti Aturan Jual Pupuk Bersubsidi

Senin, 25 Januari 2021


          Direktur CV. Rejeki, Deddy Achmadi H.M
                                     Amin


Bima, Bimabangkit.Info, - Distributor CV. Rejeki
terus mendistribusikan pupuk urea bersubsidi di semua  pengecer di tiga wilayah kecamatan kabupaten Bima, hal itu dilakukan  untuk memenuhi kebutuhan petani  di tiga wilayah tersebut yang saat ini kondisi tanamanya sedang membutuhkan pupuk.


Adapun wilayah kecamatan di Kabupaten Bima distributor CV. Rejeki yaitu, kecamatan Wera, Ambalawi dan Wawo, pendistribusian pupuk urea bersubsidi pendistribusianya berjalan dengan baik dan lancar.


Saat rapat  pembinaan seluruh Pengecer di kecamatan Wera kabupaten Bima kemarin, Direktur CV. Rejeki selaku distributor pupuk bersubsidi, menegaskan agar semua pengecer wajib menjual pupuk urea  bersubsidi di petani sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi HET, Rp. 112.500, perzak, berdasarkan peraturan Mentri Pertanian RI Nomor 49 tahun 2020, tentang pendistribusi pupuk bersubsidi.


Pengecer juga  harus menjual pupuk bersubsidi ke petani yang tergabung dalam kelompok  tani yang  legalitasnya jelas dan tidak  boleh dijual kepada masyarakat umum karena pupuk bersubsidi ini hanya untuk khusus petani yang terdaftar nama nama nya di RDKK kelompok tani masing masing.Hal itu disampaikan oleh Direktur CV. Rejeki, Deddy Achmadi saat dikonfirmasi oleh team media ini melalui via handpone. Senin 25/1/2021.

Selain itu juga dalam menjual pupuk di petani  tidak boleh diatas Eceran Tertinggi HET dan tidak boleh juga ada kesepakatan jual paketan pupuk bersubsidi dengan nonsubsidi karena tidak dibenarkan oleh aturan.  Jika pengecer melakukan hal tersebut tetap melanggar aturan. Terangnya.


Jika pengecer tetap melanggar aturan tersebut kami selaku distributor pupuk urea bersubsidi akan memberikan saksi kepada pengecer yang nakal berupa surat peringatan pertama apabila terbukti. Tegasnya.


Sementara ini diseluruh   pegecer di 3 wilayah kecamatan distributor CV. Rejeki  belum ada bukti  bukti bentuk pelanggar mereka lakukan, sehingga pendistribusi pupuk bersubsidi berjalan dengan baik dan lancar hingga ke petani.

Itu semua berkat dukungan dan partisipasi masyarakat bersama team KP3 tingkat Kecamatan, Pihak keaman Polri dan TNI di kecamatan masing masing  dalam pengawal  saat pendistribusian pupuk bersubsidi di pengecer.Ungkapnya. ( BB,- Red).