BPD Mandala Akui, Ambruk Tanggul Penahan Jalan Tani di Dusun Saniu Akibat Tak Memiliki Pondasi
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

BPD Mandala Akui, Ambruk Tanggul Penahan Jalan Tani di Dusun Saniu Akibat Tak Memiliki Pondasi

Kamis, 18 Februari 2021



Bima, Bimabangkit.Info, - Tanggul penahan bahu jalan tani lebih kurang sepanjang 150 meter di Dusun Saniu  Desa Mandala Kecamatan Wera Kabupaten Bima  sudah ambruk sekitar kurang lebih 10 meter akibat  tanggul tersebut tak memiliki pondasi.


Anggaran bersumber dari Dana Desa ADD Sebanyak Rp.120 juta, tahun 2020  yang dikerjakan oleh pemerintah Desa Setempat, yang diberitakan oleh salah satu media online Bimabangkit beberapa hari lalu.



Salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Desa Mandala saat dikonfirmasi melalui via Handpone Kamis 18/2/2021, mengakui bahwa tanggul penahan bahu jalan tani  di Dusun  Saniu yang di kerjakan oleh  Pemerintah desa Mandala, tak memiliki pondasi sehingga dimusim hujan mudah dijebol  oleh banjir,  apalagi lokasi pekerjaan itu rawan banjir bandang setiap tahun. Sehingga beberapa  rumah warga disekitar lokasi itu jadi korban. Akuinya.

Foto Tanggul penahan jalan 
 sebelum  Ambruk 

Sampai saat ini pekerjaan tersebut, juga belum  selesai  plaster dan Aci dibangian dinding Tanggul penahan bahu jalan tani di Dusun Saniu Desa Mandala tersebut. 


Dengan adanya kejadian tersebut, masyarakat Desa Mandala meminta kepada pihak pemerintah Desa  agar pekerjaan pembangunan Tanggul penahan bahu jalan itu segera dilakukan penggalian ulang pondasinya dan diselesaikan segera  dikhawatir datang banjir lagi,  rumah warga disekitar lokasi tersebut jadi korban. Ungkapnya.


Menurut BPD Ambruknya tanggul itu juga akibat bahan material lokal ( Pasir)
campur dengan tanah sehingga kualitas pekerjaan pun tidak memenuhi standar. Tuturnya.


BPD Desa Mandala meminta DPMdes Kabupaten Bima bersama tim dari Inspektorat agar turun di lokasi untuk melihat langsung kondisi pekerjaan Tanggul yang sudah ambruk dan kondisi rumah warga disekitar lokasi  jadi korban terkena batu dan tanah longsor terjang banjir.  Harapnya.


Foto rumah warga 

Sementara itu,  H. Abakar Nase warga Dusun Saniu  Desa Mandala menyatakan  akibat ambruk tanggul penahan bahu jalan tani tersebut sehingga  rumah saya jadi korban terkena batu dan tanah longsor terjang banjir bandang. Ucapnya.


Dengan adanya kejadian itu saya minta pada pemerintah Desa bertanggung jawab untuk memperbaiki kembali tanggul yang sudah ambruk tersebut, karena saya masih trauma atas kejadian kemarin. Tegasnya.

Tim media ini akan minta tanggapan Dinas terkait,  lebih lanjut terkail persoalan tersebut. ( BB,- Rafin).