BPD Mandala Sesalkan Prilaku Kades: Rumah Warga Jadi Korban Pekerjaan Tanggul Ambruk
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

BPD Mandala Sesalkan Prilaku Kades: Rumah Warga Jadi Korban Pekerjaan Tanggul Ambruk

Senin, 22 Februari 2021


Bima, Bimabangkit.info,  Banjir bandang yang menimpa sejumlah rumah warga di Dusun Saniu Desa Mandala  Kecamatan Wera Kabupaten Bima, akibat ambruknya pekerjaan tanggul penahan bahu jalan diterjang banjir bandang  diduga tak memiliki pondasi.



Tanggul tersebut yang dikerjakan oleh Pemerintah Desa Mandala kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB sepanjang 145 meter, anggaran sebanyak Rp.120 juta rupiah bersumber dari Anggaran Dana Desa ADD tahun 2020. Namun  sampai saat ini pekerjaan tersebut  belum juga diselesaikan. Ungkap Anggota BPD  berinisial C saat dikonfirmasi melalui via handpone. Senin 22/2/2021.



Berdasarkan laporan korban Sarifudin,warga  Dusun Saniu  Desa Mandala bahwa tanggul penahan bahu jalan tersebut sudah dua kali ambruk terjang banjir bandang,  akibat hujan di wilayah setempat, sehingga air banjir pun masuk di dalam rumah warga  setinggi lutut orang dewasa,  beras dan tempat tidur  pun hangus terjang banjir dikutip dari keterangan warga.


Bukan hanya itu saja, sejumlah bahan material lokal batu dan krikil hingga batu besar di bawah oleh arus air banjir tertimpa rumah warga hampair seluruh tembok retak akibat kejadian tersebut, untung  tidak ada korban jiwa.Jelasnya.


Selain itu juga diketahui bahwa  Pagar Kantor Camat Wera sepanjang 18 meter  juga ambruk terjang banjir, hingga air banjir masuk di dalam kantor camat setinggi lutut orang dewasa  akibat ambruknya tanggul tersebut. Ujarnya.


BPD Desa Mandala  sangat sesalkan prilaku pemerintah Desa yang lambat merespon kejadian yang menimpa rumah warga tersebut, pada hal alat berat Excavator bantuan dari pemda Bima sudah ada di Desa Mandala, namun kades sendiri  utamakan kerja di DAM Sori Nopi Desa Mandala  dan pencetak sawah baru warga di desa  lain yaitu Desa Tawali. Sesalnya.


Dengan adanya desakan berbagai pihak baik menyampaikan langsung maupun melalui media online, Pemerintah Desa Mandala  baru mulai kerja hari ini, hanya pembuatan parit saluran air menuju sungai saja, dengan menggunakan Excavator.


Terkait dengan tanggul penahan bahu jalan yang amrbuk kurang lebih 18 meter dan pekerjaan yang belum selesai itu belum juga di kerjakan.  Terangnya.

Berharap tanggul yang ambruk tersebut di pekerjaan kembali dan pekerjaan yang belum selesai itu agar diselesaikan secepatnya, begitu juga dengan batu besar yang menimpa rumah warga tersebut di angkat menggunakna Excavator.

Dan agar  melakukan penggalian pondasi lebih dalam sesuai dengan Bestek, supaya tidak mudah terjang banjir dimusim hujar dan tidak ada lagi  rumah warga disekitar lokasi itu jadi korban. Harapnya.( BB,-01).