Diduga ada aktor dibalik Aksi Mogok Nakes Kota Bima
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Diduga ada aktor dibalik Aksi Mogok Nakes Kota Bima

Minggu, 07 Februari 2021




Kota Bima, Bimabangkit.info-  Masyarakat kota Bima sangat  membutuhkan pelayanan kesehatan di sejumlah Puskesmas di kota Bima, apalagi kota bima saat ini sudah memasuki kategori zona merah covid 19.


Namun  disejumlah Puskesmas  di tutup untuk pelayanan masyarakata, karena  melakukan aksi mogok kerja secara serentak, sehingga masyarakat tidak mendapatkan pelayanan kesehatan, dan juga  membuat masyarakat kecewa.

Muncul berbagai asumsi diberbagai pihak  terkait aksi mogok  kerja Sejumlah Nakes di kota bima hanya saja alasan soal pembayar Tunjangan kerja ASN di Nakes Kota Bima dinilai  terlalu kecil menurut ASN.Nakes  tidak sesuai dengan kerja yang anggap pahlawan kemanusian di kota bima menangani covid 19.


Berdasarkan informasi yang di himpun team media ini dari sumber terpecaya yang tidak mau.sebut namanya pqd media.ini,  saat ditemui di rumahnya Sabtu 6/2/2021,  menyatakan bahwa aksi mogok Nakes di sejumlah Puskesmas di kota Bima, diduga ada aktor dibalik aksi itu, salah satunya berinisial  R yang menjabat kepala Puskesmas di kota Bima.

Sebelum aksi dilakukan  direncanakan oleh beberapa oknum ASN Puskesmas sendiri, melakukan rapat di salah tempat di kota bima,  dihadiri oleh  seluruh kepala Puskesmas, Kepala TU Puskesmas dan  seluruh ASN serta Honorer Nakes, kecuali yang tidak hadir kepala Puskesma Mpunda Hal itu diketahui  melalui WhatsApp grup Nakes. 

Hasil rapat tersebut, telah menyepakati melakukan aksi mogok kerja dan sepakati juga membuat spanduk yang bertulis Aksi mogok kerja Nakes dipasang di masing masing Puskesmas di kota Bima kecuali Puskesmas Mpunda.


Selain itu juga diketahui  yang membuat Spanduk tersebut berinisial  S,  ASN disalah satu Puskesmas di Kota Bima. Ungkap Sumber.



Sementara itu pihak DPRD kota melakukan  Rapat Dengar Pendapat RPD dengan seluruh Kepala Puskesmas di kota Bima digelar di ruangan sidang DPRD kota Bima, dipimpin langdung ketua dewan,  Alfian Indrawirawan pada jumat 5 Februari 2021. Membahas terkait dengan aksi mogok kerja yang dilakukan Nakes Kota Bima.


Pada kesempatan itu ketua DPRD kota Bima, menyampaikan bahwa aksi tersebut  semuanya  terungkap ada  dalang dibalik aksi mogok Nakes Kota Bima, oleh demikian saya minta Kepada Walikota Bima Mencopot semua Kepala Puskesmas dan  berikan sanksi tegas kepada para Nakes lain yang terlibat  melakukan aksi mogok kerja tegasnya.

Seharusnya kepala Puskesmas itu harus memberikan pemahaman contok yang baik kepada Nakes, melalui komunikasi yang baik dengan kadis  Sekda dan Walikota Bima, kenapa harus langsung mengambil sikap yang melanggar tersebut dan berdampak buruk di publik sehingga masyarkat tidak mendapatkan pelayanan kesehatan akibat ulah para oknum tersebut yang melakukan aksi mogok kerja. Sesalnya.


Berharap tidak ada lagi aksi semacam ini dikemudian hari, masih ada cara cara lain untuk mendapatkan selusinya marilah kita bersikap bijak dan tidak masalah yang tidak bisa diselesaikan asal kita melakukan koordinasi dan komunikasi dengan baik.Harapnya.( BB,-01).