Distributor, Pengecer Diduga Jual Pupuk Diatas HET, Mahasiswa Demo Dinas Pertanian Kab.Bima
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Distributor, Pengecer Diduga Jual Pupuk Diatas HET, Mahasiswa Demo Dinas Pertanian Kab.Bima

Rabu, 03 Februari 2021

 


Bima,  Bimabangkit.info,-  Persoalan Tingginya harga pupuk urea bersubsidi di wilayah Kabupaten Bima saat ini sedang di perbincangkan di kalangan masyarakat umum karena pupuk merupakan kebutuhan pokok petani di kabupaten Bima.

Sekitar puluhan  orang massa yang tergabung dalam Aliansi  Mahasiswa dan rakyat Bima menggelar aksi demontrasi di depan kantor Dinas Pertanian dan perkebunan kabupaten Bima dipantau langsung team media ini di lokasi Rabu 3/2/2021.



Dalam aksinya dikawal oleh beberapa anggota kepolisian  Resort  Bima kota  untuk mengamankan jalan demonstrasi.

Korlap Aksi Gilang dalam orasinya menyatatakan bahwa sejumlah pengecer dan distributor diduga melakukan jual pupuk bersubsidi diatas Harga Eceran Tertinggi  HET,  Rp. 155.000, sampai 160.000, salah satunya yang terjadi di wilayah kecamatan Sape kabupaten Bima beberapa minggu yang  lalu. 


Ada beberapa tuntutannya yang disampaikan yaitu mendesak  dinas pertanian dan perkebunan kabupaten bima dan KP3  agar segerah mencabut ,ijin usaha pengecer nakal, di wilayah kabupaten Bima.


Selain itu Dinas terkait dan pihak KP3 kabupaten Bima juga memanggil Distributor terkait,  untuk diberikan sanksi. Karena  tindakan tersebut tidak dibenarkan oleh aturan.


Sedangkan Harga Eceran Tertinggi HET pupuk urea bersubsidi hanya Rp. 112.500, perzak berdasarkan peraturan Mentri Pertanian RI nomor 49 tahun 2020. Ungkap Galang.


Sementara itu Kadis pertanian melalui Sekertaris H.M.Nasir menanggapi tuntutan massa mahasiswa,  jika terbukti ada pengecer dan distributor yang melakukan penjualan pupuk di atas harga HET  kita sama sama melaporkan ke pihak kepolisian sesuai hasil kesepakatan kami dengan Sekda Kabupaten Bima selaku Ketua KP3 sebulan yang lalu.


Terkait dengan sanksi pengecer dan distributor yang nakal, kami akan berkordinasi dulu dengan sekda Bima selaku ketua tim KP3 Kabupaten Bima  Ujarnya.


Dari semua jawaban  yang disampaikan oleh pihak Dinas tersebut,  justru membuat sejumlah massa aksi kecewa dan menambah konflik persoal pupuk di kabupaten Bima tak akan berakhir.

Demonstasi tersebut berakhi sekitar pukul 12.00 wita sejumlah massa membubarkan diri menggunakan mobil Pick- up dan sejumlah sepeda motor dikawal oleh beberapa polisi Resort  Bima kota, sampai di tempat tujuan.( BB,- Syahrawan).