Kadus Sangiang di Temukan Tak Bernyawa di Dalam Laut Perbatasan Perairan Flores NTT
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kadus Sangiang di Temukan Tak Bernyawa di Dalam Laut Perbatasan Perairan Flores NTT

Kamis, 11 Februari 2021




Bima, Bimabangkit.info, -  Seorang lelaki 51 tahun,  Burhan  warga Rt.28/Rw14 Dusun Tewo Desa Sangiang kecamatan Wera  Kabupaten Bima ditemukan sudah tak bernyawa di perairan laut sanging perbatasan laut Flores NTT.  Kamis 10/2/2021 pukul 15.20 wita.

Foto  Almarhum Burhan semasih hidupnya.


Korban tersebut, semasih hidupnya  menjabat sebagai  kepala Dusun Tewo Desa Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima,


Awal kejadian tersebut Korban berangkat dari rumahnya pergi memancing ikan di laut sekitar perairan laut Sangiang yang diperkirakan radius lebih kurang 300 meter sebelah timur pemukiman penduduk Desa Sangiang, Kecamtan Wera kabupaten Bima.

Sekitar  pukul 07.30 wita, Seorang Nelayan Muhidin warga Desa setempat melintis disekitar tempat kejadian tersebut menemukan sebuah sampan dayung yang sedang mengapung di perairan laut tersebut dalam keadaan kosong.


kemudian memanggil korban dan mencari tak ditemukan, selanjutnya saya mencoba menghubungi korban lewat via telpon seluler diterima oleh anak korban untuk menanyakan keberadaan korban karena tidak ditemukan. Namun dijawab oleh anak korban bapak saya belum pulang memancing ikan di laut dari tadi pagi. Ungkap Muhidin pada media ini


Selanjutnya Muhidin membawa pulang sampan dayung milik korban dan menyampaikan kepada pihak keluarganya bahwa sampan korban ditemukan mengapung diperairan laut sangiang so Tewo, korban menghilang.


Mengetahui peristiwa tersebut Pihak keluarga dan masyarayat sekitar, kades Sangiang dan Bhabin Kamtibmas langsung  melakukan pencarian korban disekitar perairan laut Sangiang menggunakan perahu motor sebanyak 5 unit.

Sekitar  Pukul 15.20 Wita, Korban ditemukan sudah tak bernyawa  diperairan laut Sangiang tepatnya di perbatasan laut Flores NTT,  langsung melakukan Evakuasi  Korban untuk dibawa ke rumah duka  di Dusun Tewo Desa Sangiang. Kades setempat langsung melaporkan ke Polsek Wera  kejadian tersebut. Ujarnya.



Sementara itu  Kapolsek Wera Iptu,, Husnain, menyatakan dengan ada laporan kejadian tersebut,  langsung melakukan Komunikasi dengan perwakilan keluarga untuk meminta persetujuan di autopsi namun pihak keluarga menolak dan ikhlas atas meninggalnya almarhum.


Kemudian Perwakilan keluraga almarhum 
membuat Surat Pernyataan Penolakan Autopsi disaksikan oleh Kepala Desa Sangiang A. Rasid  dan beberapa perwakilan keluarga lain ujarnya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun median ini, dari salah satu warga setempat bahwa almarhum semasih hidupnya  sering mengalami sakit  sakitan pada bagian dada  dan tiap pagi selalu memancing ikan di laut di sekitar perairan laut sangiang so Tewo, Desa. Sangiang, Kecamatan Wera.Tuturnya. ( BB,- Rafin).