Pupuk Kaltim NTB, Minta BB, Dugaan Pupuk Dari CV. Rahmawati di Jual Paketan di Desa Poja
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Pupuk Kaltim NTB, Minta BB, Dugaan Pupuk Dari CV. Rahmawati di Jual Paketan di Desa Poja

Kamis, 04 Februari 2021


Pengaduan pelapor diterima di bagian Pelayanan Pengaduan Pupuk Kaltim NTB


Bima, Bimabangkit.info, Dengan adanya dugaan Pupuk urea bersubsidi dari CV. Rahnawati  dijual paketan pupuk urea bersubsidi dengan nonsubsidi  yang terjadi di Desa Poja Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang diberitakan  oleh salah satu  median online Bima beberapa minggu lalu, dikirim melalui email media Bimabangkit tanggal 26 Januari 2021 lalu ke PT. Pupuk Kaltim Provinsi NTB di bagian Pelayanan Pengaduan resmi diterima.

                 Kepala Pupuk Kaltim NTB, Hidayat                                           Syam

Pihak pupuk kaltim NTB akan menindak lanjuti pengaduan  tersebut dan meminta pelapor untuk mengumpulkan sejumlah data untuk dijadikan sebagai barang bukti yang mendukung terjadinya  dugaan tersebut.


Adapun bukti yang di minta yaitu  Dokumentasi rapat kesepakatan, nama  pengecer/ kios yang diduga jual diatas HET dan jual paketan pupuk bersubsidi dan nama petani yang beli pupuk paketan sebagai korban. Dan bukti bukti pendukung lain dan sebagainya. Hal tersebut disampaikan Kepala Pupuk Kaltim NTB, Hidayat Syam melalui via handpone di media ini. Kamis 4/2/2021 sekitar pukul 14.12 wita.

Hidayat juga menyampaikan bahwa pengaduan tersebut baru hari ini  di informasikan oleh teman teman di bagian pelayanana pengaduan PT. Pupuk Kaltim Provinsi  NTB. Ucapnya.


Berharap semoga semua persoalan ini kita akan mencari selusinya untuk menyelesaikannya, kejadian seperti ini agar dapat dijadikan bahan pelajaran bagi Distributor dan pengecer/ kios lain di kabupaten Bima Harapnya.


Sementara itu pelapor  mengakui memiliki semua barang bukti bukti yang diminta,  salah satunya bukti surat dari distributor CV.Rahmawati memberikan sanksi peringatan pertama  kepada pengecer/kios UD. Hidayatullah yang beralamat di Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima,karena pengecer itu meliki ERDKK kelompok tani di Desa Poja.

Artinya kejadian jual paketan pupuk  dengan harga yang tinggi di desa poja yang diduga itu benar adanya dan penggaran, prilaku itu tidak dibenarkan oleh atura. Akuinya.


Barang bukti tersebut akan  kami kirim melalui email bagian Pelayanan pengaduan PT. Pupuk Kaltim Provinsi NTB dalam waktu  tidak terlalu lama.Ujarnya.


Berharap agar semua persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik, untuk kepentingan  masyarakat tani di kabupaten Bima yang terdaftar namanya dalam ERDKK kelompok tani, supaya mendapatkan pupuk bersubsidi dengan harga  Eceran tertinggi HET Rp. 225 per Kilo Gram, jadi kalau satu karung  isinya 50 Kilo Gram, Hargannya Rp. 112.500, sesuai dengan Peraturan Mentri Pertanian RI nomor 49 tahun 2020. tentang pupuk bersubsidi. Harapnya.( BB,- Sapu Jagat Sape).